Jakarta, CNN Indonesia --
Meta kini mulai menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memindai foto dan video guna mendeteksi pengguna anak di Instagram dan Facebook, termasuk yang sengaja mencantumkan tanggal lahir orang dewasa.
"Kami juga menambahkan analisis visual sebagai teknik baru untuk mendukung upaya pendeteksian kami. Teknologi ini memungkinkan AI kami memindai foto dan video guna mencari petunjuk visual mengenai usia seseorang yang mungkin terlewatkan oleh teks," tulis Meta di laman newsroomnya, Selasa (5/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ingin menegaskan: ini bukanlah pengenalan wajah. AI kami menganalisis ciri-ciri umum dan petunjuk visual, misalnya tinggi badan atau struktur tulang, untuk memperkirakan usia seseorang secara umum; AI ini tidak mengidentifikasi orang tertentu dalam gambar," tambahnya.
Teknologi analisis visual ini merupakan bagian dari serangkaian pembaruan sistem verifikasi usia Meta.
Sebelumnya, Meta sudah menggunakan AI untuk menganalisis seluruh profil pengguna, mulai dari postingan, komentar, bio, hingga caption foto. Analisis tersebut dilakukan untuk mencari petunjuk kontekstual seperti perayaan ulang tahun atau sebutan tingkat kelas sekolah yang mengindikasikan pengguna berusia di bawah umur.
Kini, analisis visual ditambahkan untuk memperkuat deteksi dari sisi yang tidak bisa ditangkap oleh teks.
Jika sebuah akun terindikasi milik pengguna di bawah umur, akun tersebut akan dinonaktifkan dan pemiliknya diminta membuktikan usia melalui proses verifikasi sebelum akun dihapus permanen.
Sebagai informasi, pengguna Instagram dan Facebook wajib berusia minimal 13 tahun. Pengguna yang berusia kurang dari 18 tahun akan otomatis didaftarkan sebagai akun remaja atau Teen Accounts.
Meta mengaku telah mendaftarkan ratusan juta akun di Instagram, Facebook, dan Messenger ke dalam Teen Accounts sejak 2024. Teen Accounts merupakan fitur bawaan yang membatasi siapa yang bisa menghubungi remaja dan konten apa yang bisa mereka lihat.
Pengguna yang terindikasi remaja akan secara otomatis dipindahkan ke dalam kategori Teen Accounts, meski mencantumkan tanggal lahir orang dewasa.
Lebih lanjut, Meta kini memperluas cakupan teknologi pendeteksian usia ini ke 27 negara di Uni Eropa dan Brasil untuk platform Instagram, serta ke Amerika Serikat (AS) untuk Facebook. Ini menjadi pertama kalinya teknologi pendeteksian usia diterapkan di Facebook.
Ekspansi ke Inggris dan Uni Eropa untuk Facebook dijadwalkan pada Juni, dengan target peluncuran global di Instagram pada tahun ini.
Meta kini juga menyederhanakan alur pelaporan akun anak oleh pengguna lain, sekaligus memperkuat proses peninjauan laporan menggunakan model AI yang diklaim menghasilkan akurasi lebih tinggi dan penyelesaian lebih cepat dibanding tinjauan manusia.
Di sisi orang tua, Meta mulai mengirimkan notifikasi kepada orang tua di AS melalui Facebook dan Instagram.
Notifikasi tersebut berisi informasi tentang cara memeriksa dan mengonfirmasi usia anak mereka, serta panduan untuk berdiskusi dengan anak tentang pentingnya mencantumkan usia yang benar di platform digital.
(lom/dmi)
Add
as a preferred source on Google

6 hours ago
2

















































