Jakarta, CNN Indonesia --
Empat astronaut yang akan meluncur melintasi bulan dalam misi Artemis II pekan ini membawa maskot boneka bulan bernama Rise.
Dalam sambutannya di Fasilitas Peluncuran dan Pendaratan Kennedy, Komandan Artemis II Reid Wiseman menyebut Rise akan terbang bersama awak misi mengelilingi bulan dan menjadi indikator gravitasi nol dalam misi tersebut.
Rise yang didesain oleh Lucas Ye dari Mountain View, California, terinspirasi oleh momen ikonik "Earthrise" dari misi Apollo 8.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari laman NASA, indikator gravitasi nol adalah mainan berbulu kecil yang biasanya dibawa oleh awak misi untuk menunjukkan secara visual saat mereka berada di luar angkasa.
Desain tersebut terpilih dari lebih dari 2.600 karya yang dikirimkan dari lebih dari 50 negara, termasuk karya siswa sekolah dasar dan menengah, yang menjadi bagian dari lomba Maskot Bulan.
Selama proses seleksi, kru menyaring daftar 25 finalis menjadi lima desain terbaik, antara lain:
- Big Steps of Little Octopus oleh Anzhelika Iudakova dari Finlandia
- Corey the Explorer oleh Daniela Colina dari Peru
- Creation Mythos oleh Johanna Beck dari McPherson, Kansas
- Lepus the Moon Rabbit oleh Oakville Trafalgar School dari Kanada
- Rise oleh Lucas Ye dari Mountain View, California
Lebih lanjut, empat astronaut akan meluncur ke Bulan dalam durasi misi kurang dari dua minggu pada 1 April mendatang. Para astronaut NASA ini akan terbang dalam misi berawak pertama sejak lebih dari 50 tahun setelah misi Apollo.
Keempat astronaut itu adalah Reid Wiseman, Christina Koch, dan Victor Glover, dan Jeremy Hansen. Mereka akan menjalani misi Artemis II selama 10 hari mengelilingi Bulan sebelum kembali ke Bumi.
Mereka akan terbang lebih jauh dari Bumi daripada yang pernah dicapai manusia sebelumnya, melampaui rekor 400.171 kilometer yang dicetak oleh Apollo 13 pada tahun 1970.
Meskipun para astronaut tidak akan mendarat di permukaan satelit alami Bumi itu, penerbangan ini bertujuan untuk memulai era baru eksplorasi dan membuka jalan bagi pendaratan di Bulan dalam beberapa tahun mendatang. Ini akan menjadi kali pertama roket Space Launch System generasi baru NASA dan kapsul Orion mengangkut penumpang manusia.
(lom/pta)
Add
as a preferred source on Google

1 hour ago
1

















































