Nilai Tata Kelola FIFA Makin Transparan, Conmebol Masih Solid Dukung Infantino

7 hours ago 10

Presiden FIFA Gianni Infantino.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) memperkuat dukungannya kepada Presiden FIFA Gianni Infantino. Dukungan tersebut muncul di tengah meningkatnya tekanan dari sejumlah federasi Eropa terhadap kepemimpinan Infantino menjelang pemilihan Presiden FIFA pada 2027.

Dukungan CONMEBOL semakin terlihat setelah Argentina dan Paraguay turut menyatakan pembelaan terhadap Infantino. Kedua asosiasi sepak bola tersebut menjadi federasi nasional pertama di Amerika Selatan yang secara terbuka membela Infantino dari kritik yang muncul setelah FIFA membatalkan rencana kontroversial untuk mengomersialkan sebagian aset Piala Dunia.

Sikap CONMEBOL terhadap Infantino disebut tidak berubah meskipun terdapat perbedaan pandangan di antara sejumlah negara anggotanya. Presiden Konfederasi Sepak Bola Brasil, Samid Xaur, misalnya, sebelumnya mengkritik rencana FIFA untuk melibatkan investor swasta dalam komersialisasi Piala Dunia.

Namun, CONMEBOL yang dipimpin Alejandro Dominguez tetap mengambil posisi yang mendukung FIFA. Dalam pernyataannya, organisasi tersebut memang menyampaikan keprihatinan terhadap sejumlah langkah FIFA yang dianggap diambil secara sepihak dan tanpa konsultasi. Meski demikian, sikap tersebut tidak serta-merta berubah menjadi penolakan terhadap kepemimpinan Infantino.

Pada saat yang sama, Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) memuji kekuatan kelembagaan yang dicapai FIFA sejak Infantino menjabat sebagai presiden. AFA menilai tata kelola FIFA di bawah Infantino berjalan jelas, stabil, dan transparan.

Asosiasi Sepak Bola Paraguay juga menyampaikan dukungan serupa. Mereka menggambarkan FIFA sebagai organisasi yang lebih mudah didekati, terbuka, dan transparan di bawah kepemimpinan Infantino, dikutip dari El Pais.

Bukti lain Infantino masih memiliki basis dukungan kuat dari Amerika Selatan terlihat saat ia berada di Kolombia untuk menghadiri pelantikan presiden negara tersebut, bulan lalu. Ini menunjukkan bahwa Amerika Selatan masih menjadi kawasan penting bagi Infantino menuju pemilihan Presiden FIFA tahun depan.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |