Pasokan Listrik Jelang Idulfitri Dijamin Aman, Ada Cadangan 4.410 MW

1 day ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan pasokan listrik menjelang momen lebaran Idulfitri 2026 dalam kondisi aman. Setidaknya, Indonesia masih memiliki cadangan listrik hingga 4.410 Mega Watt (MW).

Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) Erika Retnowati mengungkapkan, cadangan tersebut terhitung sebesar 9,3% dari daya mampu pasok listrik nasional sebesar 51.608 MW.

"Daya mampu pasok sebesar 51.608 MW, sehingga terdapat cadangan total sebesar 4.410 MW atau 9,3%," ungkap Erika dalam Konferensi Pers Pembukaan Posko Nasional Sektor ESDM RAFI di Gedung BPH Migas, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Prognosa kondisi pasokan tenaga listrik pada sistem nasional selama periode Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026 pada kondisi aman dengan beban puncak sebesar 47.198 MW.

"Proyeksi pada hari H Idul Fitri juga aman dengan beban puncak sebesar 35.017 megawatt dan daya mampu sebesar 51.967 Mega Watt sehingga terdapat cadangan total sebesar 16.950 Mega Watt atau 48,4%," katanya.

Nantinya, pada hari H Idul Fitri beban puncak listrik diproyeksikan tumbuh 5,46% dibandingkan periode yang sama pada 2025, namun lebih rendah 29% dari hari-hari normal.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengatakan, untuk kelancaran pasokan listrik selama periode Ramadan-Idulfitri 2026 ini, perseroan sudah melakukan perawatan pembangkit dari jauh-jauh hari.

"Pertama kami mengucapkan terima kasih atas arahan dari pemerintah untuk meningkatkan ketahanan energi dalam rangka Ramadan dan Idulfitri 2026 ini. Kami melaporkan bahwa maintenance dari pembangkit sudah dilakukan jauh-jauh hari sesuai arahan dari Pak Menteri. Kemudian juga gardu induk, transmisi kami menyiagakan juga posko semuanya," tuturnya.

Dari sisi pasokan energi primer untuk pembangkit listrik, dia menjabarkan, persediaan gas bumi untuk pembangkit listrik mampu untuk memenuhi di atas 9 hari operasi (HOP). Untuk BBM juga di atas 9 hari operasi.

Sementara pasokan batu bara lebih tinggi lagi, yakni di atas 19 hari operasi.

"Jadi kondisi saat ini dalam kondisi aman, terutama untuk mudik. Karena nanti ada saudara-saudara kita yang mudik menggunakan mobil listrik diperkirakan akan meningkat 1,6 kali dibanding mudik di tahun 2025," ujarnya.

Pihaknya juga mengoptimalkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan penambahan hingga 1,8-2 kali lipat.

"Nah untuk itu kami juga melakukan optimasi SPKLU di jalur mudik yang tadinya adanya slow charging, kami ganti dengan ultra fast charging. Kemudian, juga ada penambahan sampai 1,8 kali hampir mendekati 2 kali, sehingga kami juga mengawal agar para saudara-saudara kita yang mudik menggunakan mobil listrik bisa berjalan dengan lancar sampai tujuan dan kembali ke rumah nanti," tuturnya.

"Dan kami juga ingin memberikan pesan kepada saudara-saudara kita yang mudik, jangan lupa mematikan peralatan listrik. Kalau ada kompor listrik tolong dicabut, setrika tolong dicabut sehingga mudiknya bisa berjalan dengan aman," tandasnya.

(wia)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |