PBSI Sesuaikan Komposisi Ganda Campuran untuk Kejuaraan Dunia BWF 2026

1 week ago 21
PBSI Sesuaikan Komposisi Ganda Campuran untuk Kejuaraan Dunia BWF 2026 Ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu(MI/RAMDANI)

PENGURUS Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) resmi mengumumkan penyesuaian komposisi pemain pada sektor ganda campuran untuk Kejuaraan Dunia BWF 2026.

Dalam keputusan terbaru, dua pasangan muda Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, dipastikan absen dari turnamen bergengsi tersebut.

Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bagian dari pemenuhan mekanisme keikutsertaan atlet dalam turnamen internasional. Menurutnya, penyesuaian ini penting untuk memastikan seluruh proses administrasi berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

"Keputusan tersebut diambil untuk memastikan seluruh proses administrasi dan keikutsertaan atlet pada kejuaraan internasional berjalan sesuai regulasi serta mekanisme yang berlaku," ujar Ricky dalam keterangan resmi, Senin (4/8/2026).

Meskipun tidak merinci kendala administrasi yang dimaksud, data BWF menunjukkan bahwa Jafar/Felisha telah tercatat mengundurkan diri sejak 29 Juli lalu.

Mundurnya pasangan tersebut sebenarnya sempat membuka peluang bagi pasangan cadangan Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana untuk naik ke daftar utama, namun promosi tersebut juga tercatat ditolak pada hari yang sama.

Daftar Perwakilan Ganda Campuran Indonesia

Dengan absennya dua pasangan tersebut, Indonesia kini menyisakan dua wakil di sektor ganda campuran untuk berlaga di New Delhi, India.

Status Nama Pasangan
Wakil Utama (Berangkat) Amri Syahnawi / Nita Violina Marwah
Wakil Utama (Berangkat) Marwan Faza / Aisyah Salsabila Putri Pranata
Absen/Batal Jafar Hidayatullah / Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu
Absen/Batal Adnan Maulana / Indah Cahya Sari Jamil

Terkait Proses Peradilan Independen BWF

Di sisi lain, PBSI juga memberikan pernyataan terkait adanya proses peradilan independen yang sedang dijalankan BWF mengenai dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan sejumlah pemain Indonesia. PBSI menegaskan komitmennya untuk menghormati independensi proses tersebut demi menjaga integritas olahraga bulu tangkis dunia.

Ricky menekankan bahwa PBSI tidak akan memberikan komentar lebih jauh mengenai substansi perkara tersebut. Ia juga meminta masyarakat dan media untuk tidak berspekulasi atau mengaitkan proses hukum ini dengan nama atlet tertentu sebelum ada keputusan resmi dari Independent Hearing Panel BWF.

Informasi Turnamen:
Kejuaraan Dunia BWF 2026 dijadwalkan berlangsung di New Delhi, India, pada 17-23 Agustus 2026.

PBSI menyatakan akan terus berkoordinasi dengan BWF untuk memastikan setiap langkah organisasi tetap berlandaskan pada prinsip tata kelola yang baik, kepatuhan regulasi, serta perlindungan terhadap hak-hak atlet. (Ant/Z-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |