Pelayaran Perdana Sandikala VII, Interport Bidik Peluang Bisnis Logistik Maritim

4 hours ago 5

Interport memperkuat kapasitas bisnis logistik maritim nasional melalui pelayaran perdana (maiden voyage) armada terbaru, Interport Sandikala VII.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Interport memperkuat kapasitas bisnis logistik maritim nasional melalui pelayaran perdana (maiden voyage) armada terbaru, Interport Sandikala VII. Kapal multifungsi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi distribusi logistik sekaligus mendukung rantai pasok sektor pertambangan, migas, dan konstruksi di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur pelabuhan.

Interport Sandikala VII telah memulai pelayaran perdananya dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Balikpapan dengan estimasi waktu tempuh empat hari.

Kapal berbendera Indonesia ini merupakan kapal multi purpose (container and general cargo) pertama yang dimiliki salah satu anak usaha Interport, PT Interport Dirandra Syandana (INDIS). Kehadirannya menjadi solusi logistik strategis untuk menjawab tantangan distribusi kargo di wilayah perairan nusantara yang memiliki karakteristik beragam.

Dengan kapasitas 1.400 DWT (deadweight tonnage), kapal ini menawarkan fleksibilitas ruang muat yang optimal. Interport Sandikala VII mampu mengangkut hingga 107 TEUs jika digunakan sepenuhnya untuk kontainer atau mengangkut muatan hingga 1.200 ton untuk kargo breakbulk.

Kapal tersebut juga telah mengantongi sertifikasi kelayakan teknis dari PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero).

Dirancang Menjangkau Wilayah Pedalaman

Interport Sandikala VII didesain untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses kapal kargo konvensional. Kapal ini memiliki panjang keseluruhan (length overall/LOA) 67,2 meter dengan water draft 3,2 meter sehingga mampu beroperasi di perairan dangkal, termasuk sungai dan kawasan pedalaman dengan keterbatasan kedalaman air.

Direktur INDIS Yusuf Indrawarman mengatakan pelayaran perdana tersebut menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperluas layanan logistik nasional.

“Pelayaran perdana Interport Sandikala VII menjadi momen yang membanggakan bagi kami. Kapal ini hadir untuk menjawab kebutuhan operasional di wilayah yang sulit dijangkau, khususnya bagi industri pertambangan yang membutuhkan solusi logistik yang lebih fleksibel dan andal,” ujar Yusuf.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |