Bantuan dari pemerintah untuk penyintas gempa NTT(MI/Dok Cahyo - Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
PEMERINTAH bergerak cepat dalam mengakselerasi penanganan pascagempa bumi yang mengguncang sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Sabtu (15/8) malam, sebanyak 27 ton bantuan logistik telah berhasil didistribusikan ke titik-titik terdampak bencana.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi bahwa seluruh bantuan tersebut dikirimkan melalui beberapa kloter penerbangan menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara.
"Ini adalah kloter terakhir penerbangan hari Sabtu. Dari total 27 ton logistik sudah terkirim ke NTT dengan berbagai kloter penerbangan Hercules di hari itu juga," ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya, Minggu (16/8).
Koordinasi Lintas Sektor dan Instruksi Presiden
Teddy menjelaskan bahwa penanganan bencana ini tidak hanya berfokus pada distribusi logistik, tetapi juga penguatan koordinasi lintas sektor. Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi tegas agar seluruh unsur terkait bekerja secara terpadu guna memastikan proses pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran.
Sebagai langkah nyata, Presiden memerintahkan jajaran menteri dan kepala lembaga tinggi untuk meninjau langsung kondisi di lapangan sejak hari pertama kejadian. Pejabat yang dikerahkan meliputi Menko PMK, Mendagri, Menteri PU, Kepala BNPB, hingga Kepala Basarnas.
Selain itu, dukungan teknis dari sektor energi dan komunikasi juga diperkuat dengan melibatkan unsur dari PLN, Pertamina, dan Telkom untuk memulihkan infrastruktur vital di wilayah terdampak.
Pengerahan Personel Keamanan
Dalam upaya evakuasi dan pemulihan, pemerintah turut memobilisasi ribuan personel keamanan. Sebanyak lebih dari 3.500 prajurit TNI dan anggota Polri telah disebar ke berbagai titik di Flores, termasuk Manggarai dan Maumere.
Berikut adalah ringkasan data penanganan darurat pascagempa NTT berdasarkan keterangan Sekretaris Kabinet:
| Total Logistik Terkirim | 27 Ton |
| Armada Pengiriman | Pesawat Hercules TNI AU (Beberapa Kloter) |
| Personel Keamanan | > 3.500 Prajurit TNI & Polri |
| Wilayah Sebaran Utama | Manggarai, Maumere, Flores, dan daerah terdampak lainnya di NTT |
| Unsur Pendukung Infrastruktur | PLN, Pertamina, Telkom |
Langkah cepat ini diharapkan dapat meminimalisir dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat NTT, serta memastikan kehadiran negara secara optimal di tengah situasi darurat. (Z-1)
















































