Pemukim Israel Kepung Rumah Warga Palestina di Qusra meski Ada Intervensi Militer

4 days ago 3
Pemukim Israel Kepung Rumah Warga Palestina di Qusra meski Ada Intervensi Militer Pemukim ilegal Israel.(Al Jazeera)

MILITER Israel dilaporkan gagal dalam upaya untuk mengusir sekelompok pemukim di Tepi Barat yang diduduki pada Rabu (12/8). Para pemukim tersebut memblokade rumah-rumah warga Palestina selama berhari-hari di desa Qusra, sebelah selatan Nablus.

Pengepungan ini dimulai sejak Minggu, ketika sekelompok pemukim mendirikan tenda darurat di dekat permukiman warga Palestina. Aksi ini menyebabkan pasokan kebutuhan pokok terputus bagi warga yang terjebak di dalamnya.

"Kami tidak menerima makanan dan obat-obatan," ujar Qusai Abu Rida, salah satu warga Palestina yang terjebak di dalam rumahnya, saat dihubungi melalui telepon. Ia menambahkan bahwa dirinya hanya bisa mendapatkan aliran listrik berkat panel surya.

Intervensi Militer yang tidak Efektif

Pihak militer Israel sebenarnya mengecam tindakan para pemukim tersebut dan menetapkan lokasi itu sebagai zona militer tertutup. Pada Rabu pagi, petugas sempat membongkar tenda yang digunakan para pemukim untuk menginap.

Dalam satu pernyataan, militer menyatakan bahwa pasukan keamanan sedang bekerja untuk mengevakuasi warga sipil (pemukim) yang berada di sana. Namun, laporan dari fotografer AFP di lapangan menunjukkan bahwa hingga sore hari, meskipun tenda disingkirkan, para pemukim masih bertahan di lokasi tersebut dengan membawa kursi dan selimut.

"Tentara ditarik mundur dan sejauh ini kami masih terkepung dengan para pemukim yang berada tepat di depan pintu kami," kata Abu Rida.

Eskalasi Kekerasan di Tepi Barat

Kekerasan oleh pemukim Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat berlangsung selama bertahun-tahun, sering kali tanpa konsekuensi hukum yang jelas. Namun, beberapa bulan terakhir mencatat lonjakan serangan yang signifikan.

Militer Israel pada Selasa mengakui pihaknya menerima laporan mengenai pemukim yang memasuki dan mengambil alih rumah serta tanah warga Palestina di area tersebut. "Ini aktivitas ilegal, tercela, dan tidak dapat diterima yang merugikan penduduk serta mengganggu kehidupan sehari-hari mereka," tulis pernyataan militer.

Selain itu, tindakan disipliner dilaporkan akan diambil terhadap personel keamanan yang terekam kamera berada di lokasi tersebut beberapa hari sebelumnya tanpa melakukan tindakan pencegahan.

Konteks Wilayah:

  • Israel telah menduduki Tepi Barat sejak 1967.
  • Lebih dari 500.000 warga Israel tinggal di pemukiman yang dianggap ilegal menurut hukum internasional.
  • Terdapat sekitar tiga juta warga Palestina yang tinggal di wilayah tersebut.

Berdasarkan data kementerian kesehatan Palestina yang dihimpun AFP, setidaknya 1.097 warga Palestina, termasuk milisi dan warga sipil, telah tewas oleh tentara atau pemukim Israel sejak dimulainya perang Gaza pada Oktober 2023. Di sisi lain, angka dari pihak Israel menunjukkan setidaknya 48 warga Israel tewas dalam serangan Palestina atau operasi militer selama periode yang sama. (I-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |