Citra satelit yang dirilis pada Selasa (3/3/2026) memperlihatkan kondisi sebelum dan sesudah kerusakan di kediaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, setelah dihantam serangan udara Israel. Dalam gambar tersebut tampak bagian kompleks mengalami kerusakan signifikan, dengan sejumlah bangunan terlihat porak-poranda. (Vantor/Handout via REUTERS)
Citra satelit memperlihatkan kompleks kediaman Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei di Teheran, Iran, pada 1 Februari 2026. Dokumentasi itu juga menampilkan perbandingan visual yang jelas antara kondisi sebelum serangan dan setelahnya. Area yang sebelumnya utuh terlihat berubah menjadi puing, memperlihatkan dampak langsung dari gempuran udara terhadap simbol penting kekuasaan di Iran. (Vantor/Handout via REUTERS)
Citra satelit menunjukkan gambaran umum Kompleks Kepresidenan dan kompleks kediaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran, Iran, yang di ambil 22 Februari 2026, sebelum serangan udara. Selain kediaman Khamenei, citra satelit turut memperlihatkan sejumlah lokasi strategis lain di Teheran. Di antaranya kompleks peradilan, kantor kementerian intelijen, markas Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), serta pengadilan revolusi yang disebut turut menjadi sasaran. (Vantor/Handout via REUTERS)
Perusahaan penyedia citra satelit Vantor mengumpulkan gambar terbaru yang mencakup sebagian besar wilayah Teheran pada hari yang sama. Citra tersebut menunjukkan beberapa titik dengan bekas ledakan dan kerusakan struktural di berbagai fasilitas penting. (Vantor/Handout via REUTERS)
Citra satelit menunjukkan Kompleks Kehakiman di Teheran, Iran, 1 Maret 2026, sebelum serangan udara. Serangan ini terjadi ketika militer Israel dan Amerika Serikat menggempur target-target di Iran pada hari keempat konflik yang terus meluas. Situasi memanas setelah Iran melancarkan serangan balasan di kawasan Teluk, sementara ketegangan juga menjalar hingga Lebanon. (Vantor/Handout via REUTERS)
Citra satelit menunjukkan Kompleks Kehakiman di Teheran, Iran, 3 Maret 2026, setelah serangan udara. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan kepada wartawan bahwa militer AS telah menyerang banyak target angkatan laut dan udara Iran. Ia menyebut “hampir semuanya telah dilumpuhkan,” di tengah gejolak pasar global dan lonjakan tajam harga minyak dunia akibat eskalasi konflik tersebut. (Vantor/Handout via REUTERS)

1 hour ago
3

















































