Pencarian KM Arupadatu I Dipersempit, Basarnas Kerahkan 570 Personel

50 minutes ago 3

Petugas Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri melakukan pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak saat liputan erupsi Gunung Anak Krakatau dengan menggunakan Kapal Polisi (KP) Sanjaya di perairan Selat Sunda, Banten, Sabtu (12/9/2026). Dalam pencarian yang dilakukan di perairan dekat pulau-pulau sekitar Gunung Anak Krakatau itu masih belum membuahkan hasil dan sempat terkendala jarak pandang yang terbatas karena kabut tebal.

REPUBLIKA.CO.ID, PANDEGLANG -- Basarnas mempersempit dan mendetailkan area pencarian kapal cepat KM Arupadatu I yang membawa rombongan jurnalis di Selat Sunda pada hari kesembilan, Rabu (16/9). Tim menjangkau lebih dekat kawasan pesisir melalui pembagian delapan sektor sekaligus.

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Banten Rizky Dwianto di Posko Utama SAR Gabungan, Pantai Carita, Pandeglang, Rabu, menyampaikan total luas area pencarian pada hari kesembilan mencakup 3.439 nautical mile (NM) persegi.

"Hari ini area pencarian kami bagi menjadi delapan sektor untuk lebih memfokuskan penyisiran. Jika sebelumnya jarak antar-lintas (track spacing) pencarian kapal sekitar 3 nautical mile, hari ini kita rapatkan menjadi 1 sampai 2 NM agar penyisiran lebih detail," kata dia.

Dia menjelaskan pengerahan armada difokuskan pada wilayah tenggara Gunung Anak Krakatau (GAK), sesuai dengan hasil kalkulasi pergerakan arus, gelombang, dan angin dari pemodelan SARMAP.

Pada operasi hari kesembilan itu, tim SAR gabungan menerjunkan sebanyak 570 personel yang terdiri atas 307 personel di armada laut utama serta 263 personel siaga di posko darat, dengan dukungan total 22 unit kapal penyisir.

Adapun kekuatan armada laut yang dikerahkan meliputi tiga unit KN SAR dan dua unit RIB milik Basarnas, lima KRI, dua KAL, dan satu RBB dari TNI Angkatan Laut, serta delapan unit kapal patroli Polairud.

sumber : ANTARA

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |