Jakarta, CNN Indonesia --
Pengamat sepak bola Belanda, Leon ten Voorde memperkirakan FC Twente dan Mees Hilgers akan melakukan pendekatan berbeda untuk membicarakan soal kontrak.
Leon ten Voorde menilai FC Twente saat ini tidak terpengaruh oleh isu 'passportgate'. Klub tersebut memang memiliki pemain Indonesia, Mees Hilgers, tetapi bek tersebut belum bermain satu menit pun di Eredivisie musim ini.
"FC Twente agak beruntung, jika bisa dikatakan begitu. Mereka tentu saja masih memiliki Mees Hilgers di bawah kontrak, pemain internasional Indonesia. Tetapi dia belum bermain satu menit pun, karena berbagai keadaan," kata Leon ten Voorde dalam AD Football Podcast dilansir Twente Fans.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertama, dia tidak ingin memperpanjang kontraknya, dia tidak dimasukkan dalam skuad pertandingan di FC Twente. Dan kemudian dia mengalami cedera ligamen anterior. Mereka sedang bernegosiasi, tetapi dinamika di meja perundingan telah sedikit berubah," ujar Ten Voorde menambahkan.
Ten Voorde menilai Mees Hilgers enggan memperpanjang kontrak dengan FC Twente karena menginginkan nilai yang lebih besar.
"Mees Hilgers pasti menginginkan sejumlah uang yang cukup besar. Tetapi Anda sudah tahu bahwa, menurut peraturan yang berlaku, pemain internasional dan warga negara Indonesia harus mendapatkan minimal 608.000 euro (sekitar Rp11,9 miliar)," kata Ten Voorde.
"Dan itu untuk pemain yang sedang menjalani proses rehabilitasi dan belum fit di awal musim. Seharusnya sudah jelas bahwa pembicaraan tersebut kini telah mengambil pendekatan yang berbeda," ucap Ten Voorde.
Di sisi lain, Ten Voorde menilai FC Twente pada dasarnya masih berharap menerima biaya transfer untuk bek tersebut.
"FC Twente sedang melakukan pembicaraan dengan Hilgers untuk mengamankan biaya transfer tersebut. Sementara itu, mereka juga akan mengatakan bahwa mereka adalah klub yang sangat sosial dan mereka merasa kasihan padanya," kata Ten Voorde.
"Tetapi pada prinsipnya, mereka hanya ingin mengamankan biaya transfer tersebut. Namun, dinamika telah berubah karena aturan yang saya yakini saat ini tidak diketahui siapa pun, dan tidak ada yang tahu bagaimana hasilnya nanti," ucap Ten Voorde menambahkan.
(rhr)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
2

















































