Jakarta, CNN Indonesia --
Polisi menyatakan pria berinisial JMH, pelaku penganiayaan terhadap tiga pegawai SPBU di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur merupakan seorang warga sipil pekerja rental.
"Pelaku berinisial JMH (31) dipastikan bukan anggota Polri, melainkan seorang pekerja rental," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal kepada wartawan, Rabu (25/2).
Alfian mengungkapkan pihaknya juga melakukan tes urine pelaku dan dinyatakan positif mengonsumsi narkoba. Tes urine dilakukan lantaran pelaku kerap mengubah keterangan saat proses pemeriksaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah dilakukan tes urine, pelaku dinyatakan positif mengonsumsi narkotika jenis sabu dan ganja," ucap Alfian.
Sebelumnya, tiga pegawai SPBU di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang oknum aparat pada Minggu (22/2) sekitar pukul 22.00 WIB itu.
Peristiwa bermula ketika seorang pelanggan datang untuk mengisi Pertalite. Saat pemindaian kode batang (barcode), nomor polisi (nopol) kendaraan terdaftar sesuai dalam sistem, namun jenis mobil yang digunakan tidak cocok dengan data yang tertera.
Sesuai prosedur operasional standar (SOP), petugas kemudian menolak pengisian Pertalite dan memberikan solusi alternatif. Pelanggan diarahkan untuk mengisi Pertamax, yang tidak menggunakan sistem kode batang.
Namun, penolakan itu diduga memicu emosi pelanggan. Insiden pun terjadi dan berujung pada dugaan aksi kekerasan terhadap tiga pegawai SPBU.
Pelaku berinisial JMH akhirnya berhasil ditangkap tim gabungan Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur dan Unit Reskrim Polsek Pulogadung di kawasan Rawalumbu, Bekasi Timur pada Selasa (24/2).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto memastikan pelaku bukan seorang aparat, melainkan warga sipil berprofesi sebagai wiraswasta.
"Pelaku sudah diamankan dan dipastikan bukan anggota Polri," kata dia dalam keterangannya, Selasa.
(dis/gil)

2 hours ago
1















































