Perang AS-Israel vs Iran, Arab Saudi Diserbu 61 Drone

3 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Arab Saudi menyatakan lebih dari 60 pesawat nirawak menyerbu langit Riyadh sejak tengah malam tadi.

Dalam unggahan di media sosial X, Kemhan Saudi mencatat total 61 drone berhasil dicegat Riyadh sejak Senin (16/3) dini hari. Pesawat-pesawat nirawak itu meluncur ke wilayah timur Saudi di tengah panasnya perang Amerika Serikat (AS)-Israel vs Iran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejak perang AS-Israel vs Iran meletus pada 28 Februari, Arab Saudi dan negara-negara Timur Tengah menjadi korban hujan rudal dan drone.

Iran sudah memperingatkan jika Teheran diserang, pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah akan menjadi target mereka.

Di Saudi, selain menghantam kantor perwakilan dan situs militer AS, serangan udara juga mengenai kilang minyak Ras Tanura milik perusahaan minyak dan gas negara, Saudi Aramco. Ladang minyak Shaybah juga termasuk di antara fasilitas Saudi yang menjadi target.

Sejumlah pihak meyakini serangan udara di fasilitas minyak Saudi diluncurkan oleh Iran. Namun, Duta Besar Iran untuk Arab Saudi, Alireza Enayati, membantah kepada kantor berita Reuters bahwa bukan Teheran pelaku penyerang infrastruktur minyak Saudi.

"Iran bukan pihak yang bertanggung jawab atas serangan-serangan ini, dan jika Iran melakukannya, sudah pasti diumumkan," tegasnya.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut AS dan Israel telah menggunakan operasi false flag untuk mengadu domba Iran dengan negara-negara tetangganya. Operasi ini memakai drone yang dibuat semirip mungkin dengan Iran dan diluncurkan ke target-target tertentu di negara Arab.

(blq/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |