Penerbitan NPPBKC jadi langkah awal bagi perusahaan jalankan usahanya berkelanjutan.
REPUBLIKA.CO.ID, GRESIK -- Bea Cukai Gresik terus mendukung pertumbuhan industri hasil tembakau yang legal dan berdaya saing melalui penerbitan Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC) Pabrik Rokok, kali ini kepada CV Tiancah Jaya.
Izin diberikan setelah perusahaan memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan teknis sesuai ketentuan yang berlaku. NPPBKC merupakan identitas sekaligus izin resmi yang wajib dimiliki pengusaha untuk menjalankan kegiatan usaha barang kena cukai secara legal.
Sebelum izin diterbitkan, Bea Cukai Gresik terlebih dahulu melakukan penelitian administrasi serta pemeriksaan lapangan guna memastikan kesiapan perusahaan dalam menjalankan kegiatan produksinya.
Kepala Kantor Bea Cukai Gresik, Asep Munandar mengatakan, proses penerbitan NPPBKC dilakukan secara cermat untuk memastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi perusahaan.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan iklim usaha yang sehat, tertib, dan kompetitif di sektor industri hasil tembakau.
“Penerbitan NPPBKC bukan hanya bentuk pelayanan kepada pelaku usaha, juga bagian dari upaya kami dalam mendorong kepatuhan di bidang cukai serta menciptakan industri hasil tembakau yang legal dan berdaya saing,” ujar Asep dalam keterangan Rabu (17/6/2026).
Ia menjelaskan, pemeriksaan yang dilakukan meliputi kesiapan sarana dan prasarana produksi serta pemenuhan berbagai aspek kepatuhan yang dipersyaratkan dalam peraturan perundang-undangan di bidang cukai. Dengan demikian, kegiatan usaha dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha.
Lebih lanjut, Asep berharap penerbitan NPPBKC kepada CV Tiancah Jaya menjadi langkah awal bagi perusahaan menjalankan usahanya secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah maupun penerimaan negara.
“Kami berharap perusahaan menjalankan usahanya secara legal, patuh terhadap ketentuan yang berlaku, serta turut berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara,” katanya.

13 hours ago
5

















































