Pembukaan program Training Center (TC) fisik KONI Klungkung secara resmi di Lapangan GOR Swecapura, Desa Gelgel, Klungkung, pada Minggu (30/8/2026).(MI/HO)
KOMITE Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Klungkung mengambil langkah cepat dalam mempersiapkan kontingen menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 yang akan digelar di Kabupaten Buleleng. Persiapan dini ini difokuskan pada penguatan fisik, disiplin, dan mental bertanding para atlet.
Langkah strategis tersebut ditandai dengan pembukaan program Training Center (TC) fisik secara resmi di Lapangan GOR Swecapura, Desa Gelgel, Klungkung, pada Minggu (30/8/2026). Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Klungkung I Made Satria, Wakil Bupati Klungkung, jajaran Forkopimda, serta Dandim 1610/Klungkung Letkol Kav Sidik Pramono.
Ketua KONI Klungkung, Anak Agung Gede Anom, menegaskan bahwa prestasi olahraga tidak dapat diraih secara instan. Berdasarkan evaluasi Porprov Bali 2025, ketahanan fisik menjadi salah satu catatan krusial yang harus diperbaiki.
“Berkaca dari event sebelumnya, masih ada atlet yang kedodoran secara fisik. Karena itu, dalam TC ini seluruh atlet akan ditempa dan ditingkatkan kondisi fisiknya agar lebih siap menghadapi pertandingan,” ujar Agung Anom.
Dalam program ini, KONI Klungkung menjalin kolaborasi khusus dengan Kodim 1610/Klungkung. Keterlibatan personel TNI diharapkan mampu membentuk karakter atlet yang tidak hanya bugar secara jasmani, tetapi juga memiliki kedisiplinan tinggi dan daya juang tangguh di arena laga.
Berikut adalah data teknis pelaksanaan program pembinaan atlet KONI Klungkung:
| Target Kompetisi | Porprov Bali 2027 (Kabupaten Buleleng) |
| Jumlah Atlet TC | 285 Atlet |
| Jumlah Cabang Olahraga | 33 Cabang Olahraga (Cabor) |
| Basis Peserta | Peraih medali pada Porprov Bali 2025 |
| Mitra Pembinaan Fisik | Kodim 1610/Klungkung |
| Fokus Utama | Fisik, Disiplin, dan Mental Bertanding |
Agung Anom menambahkan bahwa kemampuan teknik saja tidak cukup untuk mencetak juara. Ia meminta seluruh atlet dan pelatih memandang TC ini sebagai perjalanan serius menuju prestasi, bukan sekadar rutinitas tahunan.
“Jika kemampuan fisik kita masih kurang, maka kita tingkatkan. Kalau mental kita masih belum kuat, maka kita kuatkan. Kita harus datang ke Porprov Bali 2027 dengan keyakinan penuh,” tegasnya.
Kehadiran pucuk pimpinan daerah dalam pembukaan TC ini menjadi sinyal kuat bahwa pembinaan olahraga merupakan bagian integral dari pembangunan sumber daya manusia di Klungkung.
Sinergi antara pemerintah daerah, KONI, TNI, dan pengurus cabor diharapkan mampu menciptakan ekosistem olahraga yang solid demi meningkatkan capaian prestasi Kabupaten Klungkung di tingkat provinsi. (Z-1)
















































