Polisi Jelaskan Alasan TNI Turun Tangani Aksi di MH Thamrin  

4 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamanan massa aksi di kawasan Jalan MH Thamrin, tepatnya di depan Gedung UOB, Jakarta Pusat, pada Jumat (12/6/2026), tidak hanya dilakukan oleh kepolisian. Aparat TNI juga terlibat dalam menahan massa aksi yang hendak bergerak ke Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 232 Tahun 2015, terdapat ketentuan beberapa titik yang tidak boleh dijadikan tempat aksi. Salah satu di antaranya adalah kawasan Bundaran HI.

"Bundaran Senayan, Bundaran Semanggi, Bundaran HI, dan Bundaran Patung Kuda, itu wilayah-wilayah yang sebenarnya tidak diberikan izin untuk dilakukan penyampaian aspirasi. Ini memberikan edukasi kepada masyarakat luas," kata dia di kawasan Bundaran HI, Jumat sore.

Menurut dia, wilayah-wilayah tersebut merupakan episentrum lalu lintas Ibu Kota Jakarta. Di wilayah itu juga merupakan simpul transportasi di Jakarta. Karena itu, pengamanannya dilakukan secara berlapis.

"Apabila terjadi kepadatan, berdampak ke jalur arteri lainnya. Nah, dampak-dampak kemacetan ini berdampak kepada masyarakat lainnya," kata dia.

Diketahui, aksi yang diinisiasi BEM UI dijadwalkan berlangsung pada pukul 13.00 di kawasan Bundaran HI. Dalam aksi itu, terdapat lima poin yang menjadi tuntutan mahasiswa, yaitu setop pemborosan APBN, turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, hentikan program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, hentikan militerisme di ranah sipil, dan meminta Prabowo berhenti mengelak serta mengakui kesalahannya.

Namun, perjalanan mahasiswa menuju lokasi aksi mendapatkan pengadangan dari aparat kepolisian. Rombongan mahasiswa itu sempat mendapatkan pengadangan di kawasan Semanggi pada Jumat siang. Para mahasiswa diarahkan melakukan aksi di depan Gedung DPR.

Setelahnya, mahasiswa melakukan long march untuk menuju kawasan Bundaran HI. Namun, mereka kembali mendapatkan pengadangan oleh aparat polisi dan TNI di Jalan MH Thamrin, tepatnya di depan Gedung UOB.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |