Profil Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Bayern Munchen vs PSG

10 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Wasit Joao Pinheiro menjadi sorotan karena sejumlah keputusan kontroversial dalam duel Bayern Munchen vs Paris Saint-Germain (PSG) pada leg kedua semifinal Liga Champions di Allianz Arena, Kamis (7/5) dini hari WIB.

Dalam pertandingan itu Bayern Munchen diimbang PSG 1-1. Hasil tersebut membuat Bayern Munchen tersingkir karena gagal ke final Liga Champions.

Bayern Munchen tertinggal 0-1 lebih dulu berkat gol cepat Ousmane Dembele. Serangan balik cepat PSG melalui Khvicha Kvaratskhelia tidak bisa diredam tuan rumah. Akhirnya, Kvaratskhelia memberikan umpan matang bisa dieksekusi dengan baik oleh Dembele.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tuan rumah tentu tidak tinggal diam. Hanya saja, sejumlah upaya tim asuhan Vincent Kompany ini dalam mencari gol penyeimbang menemui jalan buntu.

Solidnya pertahanan PSG membuat serangan Bayern nyaris frustrasi. Gol yang diinginkan Die Bayern baru tercipta pada menit injury time babak kedua lewat sepakan kaki kiri Harry Kane pada menit ke-90+4.

Joao Pinheiro jadi sorotan karena beberapa keputusan yang dianggap merugikan tuan rumah Bayern Munchen. Di antara keputusan-keputusan Pinheiro yang paling diingat adalah handball Nuno mendes pada menit ke-29, dan handball Joao Neves menit ke-31.

Jika bola yang mengenai tangan Mendes dianggap pelanggaran, pemain asal Portugal itu bisa dikenai kartu merah karena menerima kartu kuning kedua. Sebelumnya Mendes lebih dulu dikartu kuning pada menit keenam.

Kemudian apabila Joao Neves dianggap handball, maka Bayern Munchen akan mendapatkan penalti dan berpotensi mencetak gol penyeimbang lebih awal. Namun semua keuntungan itu tidak didapat FC Hollywood karena tidak memberikan pelanggaran kepada tuan rumah.

Kerugian lain yang dirasakan Bayern Munchen dan penggemarnya adalah, sejumlah pelanggaran pemain PSG di dekat kotak penalti yang juga tidak berikan Pinheiro.

Joao Pinheiro merupakan wasit 38 tahun asal Portugal. Dia lahir di Vila Nova de Famalicao pada 4 Januari 1988.

Karier Pinheiro di dunia wasit dimulai dari level kedua pada 1 Januari 2014. Setahun berselang, Pinheiro naik level ke tingkat lebih tinggi.

Debut Pinheiro sebagai wasit kasta tertinggi sepak bola terjadi pada September 2015. Pinheiro mendapatkan label wasit FIFA pada Januari 2016.

Sampai dengan saat ini, Pinheiro tercatat sudah memimpin pertandingan sebagai 37 laga dalam kariernya, menurut Transfermarkt.

Pertandingan level tertinggi yang pernah dipimpin Pinheiro di antaranya Kualifikasi Piala Dunia, Liga Champions, dan Piala Super Eropa 2025 antara PSG vs Tottenham Hotspur.

Di Liga Champions, catatan karier Pinheiro baru 10 pertandingan. Sebanyak 8 laga di babak utama, sedangkan 2 lainnya di babak kualifikasi.

Meski begitu Pinheiro juga pernah menjadi wasit di luar Eropa, seperti King's Cup Arab Saudi atau Piala Liga Uni Emirat Arab.

Total Pinheiro sudah mengeluarkan 10 kartu merah langsung, 4 kartu merah dengan dua kartu kuning, 185 kartu kuning, dan memberikan 14 kali hukuman penalti.

Kartu merah terbanyak yang dikeluarkan Pinheiro dalam kariernya sebagai wasit ketika memimpin pertandingan Santa Clara vs Sporting CP di babak 16 besar Piala Portugal pada Desember 2025, dengan 3 kartu merah.

[Gambas:Video CNN]

(sry/ptr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |