Rahasia Nasi Sushi Pulen ala Koki Jepang Nobu Matsuhisa

8 hours ago 7

CNN Indonesia

Jumat, 06 Mar 2026 20:45 WIB

Koki Nobu Matsuhisa membagikan cara menanak nasi sushi yang tepat, dari mencuci beras hingga meracik bumbu agar hasilnya pulen dan seimbang. Ilustrasi. Rahasia sushi enak dan mnatul ternyata ada di nasinya. (iStock/Ridofranz)

Jakarta, CNN Indonesia --

Koki Jepang ternama, Nobu Matsuhisa, membagikan cara menanak nasi sushi yang benar. Ia menegaskan, kelezatan sushi justru sangat bergantung pada kualitas nasi yang digunakan.

Selama lebih dari empat dekade, Nobu dikenal sebagai sosok di balik restoran Jepang kelas dunia yang konsisten menjaga mutu. Di balik potongan ikan segar dan tampilan hidangan yang elegan, ia menyebut nasi sebagai elemen paling mendasar yang menentukan hasil akhir sushi.

Menurut Nobu, menanak nasi sushi bukan perkara sederhana. Di Jepang, calon koki sushi bahkan bisa menghabiskan waktu bertahun-tahun hanya untuk mempelajari cara menangani nasi dengan tepat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Langkah pertama yang ia tekankan adalah mencuci beras secara menyeluruh. Nobu menyarankan agar beras dibilas lima hingga enam kali menggunakan air dingin, atau hingga air bilasan benar-benar jernih.

Proses ini penting untuk menghilangkan sisa pati berlebih yang menempel pada permukaan beras. Beras bulir pendek yang biasa digunakan untuk sushi memang memiliki kandungan pati tinggi sehingga menghasilkan tekstur lengket khas.

Namun jika tidak dicuci dengan benar, nasi bisa menjadi terlalu lembek dan menggumpal.

"Rendam beras dalam air bersih selama sekitar 30 menit sebelum dimasak. Ini memungkinkan butiran beras menyerap kelembapan dan memastikan beras matang merata," kata Nobu, seperti dilansir Food & Wine.

Selain proses pencucian dan perendaman, perbandingan beras dan air juga menjadi faktor penting. Nobu menekankan pentingnya menggunakan rasio yang tepat agar nasi matang sempurna.

Ia merekomendasikan perbandingan satu bagian beras dengan satu bagian air hingga satu bagian beras dengan 1,2 bagian air.

Untuk beras yang masih baru dan berkualitas baik, perbandingan 1:1 sudah cukup. Namun jika beras telah lama disimpan dan cenderung lebih kering, tambahan air diperlukan agar hasilnya tetap pulen.

Karena beras sudah direndam sebelumnya, jumlah air tidak perlu berlebihan.

Ciri khas nasi sushi juga terletak pada bumbunya. Setelah matang, nasi sebaiknya segera dipindahkan ke wadah besar, secara tradisional menggunakan wadah kayu khusus kemudian dibumbui selagi masih panas.

Nobu menggunakan campuran cuka beras, pemanis, dan garam dengan perbandingan 4:2:1. Campuran tersebut dipanaskan perlahan hingga gula dan garam larut sempurna.

Jika tersedia, sepotong kecil rumput laut kering dapat ditambahkan ke dalam campuran cuka untuk memperkaya rasa, lalu diangkat sebelum dicampurkan ke nasi.

Perpaduan rasa asam, manis, dan asin inilah yang memberi karakter khas pada nasi sushi, lembut, sedikit lengket, dan seimbang.

Bagi Nobu, keberhasilan sushi tidak dimulai dari bahan yang mahal, melainkan dari ketelitian dalam mengolah dasar hidangan. Perhatian pada detail kecil, mulai dari mencuci hingga membumbui nasi, menjadi kunci menghadirkan sushi dengan kualitas yang konsisten.

(nga/tis)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |