REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Meta menguji fitur baru bernama Series untuk Reels di Instagram dan Facebook untuk memudahkan pengguna mengikuti konten berseri. Fitur ini memungkinkan kreator mengelompokkan beberapa video Reels ke dalam satu rangkaian cerita atau episode yang terhubung.
Dalam tahap awal pengujian, sejumlah kreator terpilih dapat membuat sebuah seri menggunakan Reels, baik yang baru maupun lama yang telah mereka unggah. Setiap Reel akan menjadi episode dalam sebuah cerita yang lebih besar dan ditampilkan dalam pusat konten (hub) khusus di profil kreator. Pengalaman ini meniru fitur yang sudah tersedia di TikTok.
Peluncuran fitur Series menunjukkan upaya Meta untuk mendukung konsumsi konten yang lebih berkelanjutan, bukan sekadar sesi singkat seperti pada format video pendek. Melalui seri yang terorganisir, raksasa media sosial ini berharap bisa mendorong kembali kebiasaan menonton berulang sekaligus membangun kebiasaan menonton yang lebih kuat.
Bagi para kreator, fitur baru ini juga menawarkan cara yang lebih terorganisir untuk merilis video berseri, seperti tutorial dan challenge. Dilansir laman TechCrunch, Rabu (3/6/2026), Meta juga mengungkapkan pihaknya sedang mempertimbangkan cara untuk memonetisasi fitur Series. Namun pihaknya belum mengungkap tentang mekanisme yang akan diterapkan.
Peluncuran Series dinilai terlambat karena TikTok, pesaing kuat Instagram, telah meluncurkan fitur serupa pada tahun 2023. Fitur tersebut memungkinkan kreator untuk mengunggah koleksi konten premium yang ditempatkan di balik sistem berbayar (paywall), sehingga pengguna harus membeli akses untuk dapat menontonnya. Tidak menutup kemungkinan Meta akan mengikuti strategi serupa di masa mendatang.
Menurut Meta, tren konten berseri saat ini menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Karena itu, fitur Series dirancang guna memudahkan pengguna mengikuti setiap episode dalam sebuah rangkaian konten.
Sebagai contoh, jika seorang kreator membuat seri "10 hari membuat kue yang lebih sehat" , mereka dapat menggabungkan semua 10 video ke dalam satu seri. Seri tersebut akan ditampilkan pada tab baru di profil kreator dan memiliki halaman khusus yang memuat seluruh episode. Dengan begitu, pengguna bisa menemukan semua episode dalam satu tempat dan menontonnya secara berurutan.
Lalu saat pengguna menemukan salah satu episode dari sebuah seri melalui feed atau tab Reels, mereka akan melihat opsi untuk membuka seri lengkap dan mengakses episode lainnya. Pengguna juga memiliki opsi untuk menyimpan seri untuk ditonton nanti atau tetap mendapatkan informasi terbaru.
Sebelumnya, Meta dilaporkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 8 ribu karyawan, atau sekitar 10 persen dari total stafnya. Hal ini dilakukan seiring upaya perusahaan mengalihkan sumber daya ke bidang lain seperti investasi kecerdasan buatan (Al) yang agresif.

7 hours ago
3
















































