Jakarta, CNN Indonesia --
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.123 per dolar AS pada Rabu (15/4) pagi. Mata uang Garuda menguat 4 poin atau 0,02 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mata uang di kawasan Asia bergerak bervariasi. Yen Jepang melemah 0,08 persen, baht Thailand menguat 0,33 persen, yuan China melemah 0,03 persen, peso Filipina menguat 0,05 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,02 persen.
Dolar Singapura menguat 0,02 persen dan dolar Hong Kong melemah 0,04 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan, mayoritas mata uang utama negara maju bergerak di zona merah. Tercatat euro Eropa melemah 0,05 persen, poundsterling Inggris menguat 0,01 persen, dan franc Swiss melemah 0,01 persen.
Senada, dolar Australia juga melemah 0,01 persen, dan dolar Kanada melemah 0,02 persen.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah menguat di tengah dolar AS yang masih tertekan dan harga minyak mentah yang turun setelah ada harapan terjadi perundingan damai antara AS-Iran.
"Data inflasi produsen AS yang lebih lemah dari harapan juga menekan dolar AS. Namun penguatan akan terbatas, mengingat sentimen domestik masih lemah dan dengan investor menantikan hasil RDG BI sore ini," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Rabu (15/4).
Hari ini, Lukman memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp17.050 per dolar AS - Rp17.200 per dolar AS.
(ldy/ins)
Add
as a preferred source on Google

1 hour ago
1

















































