CNN Indonesia
Rabu, 15 Apr 2026 23:00 WIB
Pekan debut Salmokji cukup membuat Project Hail Mary berhenti berkuasa di box office mingguan Korea Selatan pada awal April 2026. (The Lamp/Showbox)
Jakarta, CNN Indonesia --
Dominasi Project Hail Mary di box office Korea Selatan resmi terhenti pekan ini. Film fiksi ilmiah (sci-fi) tersebut harus turun ke posisi kedua setelah berhadapan dengan film horor Korea, Salmokji: Whispering Water.
Film yang dibintangi Kim Hye-yoon ini berhasil memuncaki tangga box office pada pekan perdana debutnya. Sejak dirilis pada 8 April 2026, Salmokji telah menjual total 724.020 tiket atau setara dengan US$5,1 juta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angka tersebut termasuk perhitungan total pre-release. Berdasarkan laporan The Korea Herald, Selasa (14/4), pada periode akhir pekan (Jumat hingga Minggu), film ini mengantongi 530.000 penonton.
Pencapaian tersebut menandai pembukaan akhir pekan tertinggi untuk film horor di Korea Selatan sejak Metamorphosis (2019), yang kala itu mencatatkan 570.000 penonton.
Film yang mengangkat kisah waduk terkutuk ini tercatat telah menduduki posisi puncak selama enam hari berturut-turut.
Berdasarkan data Dewan Perfilman Korea (KOFIC) periode 6 hingga 12 April, Salmokji mengumpulkan total 697.299 penonton dengan pendapatan mencapai US$4,9 juta.
Angka tersebut otomatis menggeser Project Hail Mary ke posisi kedua. Film adaptasi novel Andy Weir itu meraup 406.301 tiket dengan pendapatan US$3 juta pada periode yang sama.
Meski demikian, secara kumulatif Project Hail Mary tetap mencatatkan performa gemilang sejak dirilis pada 18 Maret, dengan total penjualan tiket melampaui 2 juta penonton atau setara US$15,6 juta.
Sebelum dijegal Salmokji, film ini sempat menggeser film sejarah The King's Warden pada pekan ketiga penayangannya.
Salmokji diproduksi dengan anggaran 3 miliar won. Dengan angka tersebut, titik impas (break-even point) film ini diperkirakan berada di angka 800.000 tiket.
Mengingat tren saat ini, Salmokji diprediksi segera mencatatkan keuntungan dalam waktu dekat.
Salmokji: Whispering Water mengikuti kisah kru film yang mengunjungi sebuah waduk untuk syuting ulang setelah sesosok misterius tertangkap kamera pemetaan jalan (street view).
Di sana, mereka justru bertemu entitas tak kasat mata yang bersembunyi di perairan gelap.
Disutradarai Lee Sang-min, film ini mengambil latar di lokasi asli, yaitu Waduk Salmokji di Yesan, Provinsi Chungcheong Selatan.
Berdasarkan laporan The Korea Times, Selasa (14/4), waduk tersebut dibangun pada 1982 untuk irigasi pertanian.
Namun, lokasi itu lama dikenal sebagai tempat angker bagi komunitas pencinta okultisme dan sempat dibahas dalam berbagai acara bincang-bincang horor.
Kepopuleran film tersebut turut memicu fenomena baru. Lokasi asli Waduk Salmokji kini ramai dikunjungi warga yang penasaran, sebagaimana terlihat dari foto-foto yang viral di komunitas daring.
Selain Kim Hye-yoon, film ini juga diperkuat oleh penampilan Lee Jong-won dan Jang Da-ah.
Salmokji: Whispering Water dipastikan bakal tayang di bioskop Indonesia.
(gis/chri)
Add
as a preferred source on Google

4 hours ago
2

















































