Saudi Merayakan Tahun Baru Islam Lewat Pergantian Kiswah Ka'bah, Ini Alasannya

3 hours ago 2

Sejumlah askar berjaga saat proses penggantian kain penutup Kakbah atau kiswah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Senin (15/6/2026) waktu setempat. Pemerintah Arab Saudi mengganti kiswah setiap 1 Muharam atau masuk tahun baru Islam.

Oleh: Laporan Jurnalis Republika Fernan Rahadi dari Madinah, Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH — Pemerintah Kerajaan Arab Saudi resmi merayakan pergantian tahun 1 Muharram 1448 Hijriyah pada 15 Juni 2026 petang waktu setempat. Momentum tersebut pun ditandai penggantian kain penutup Ka'bah atau kiswah di Masjidil Haram. 

Pergantian kain penutup Ka'bah atau kiswah di Masjidil Haram setiap 1 Muharram dinilai menjadi simbol pembaharuan spiritual sekaligus penanda lahirnya semangat baru bagi umat Islam. Digantinya kiswah memiliki makna ganda,  secara spiritual maupun fisik.

"Terkait momen pergantian Kiswah di Masjidil Haram pada 1 Muharram ini menjadi simbol bahwa tahun baru Islam dipilih sebagai penanda lahirnya semangat baru dan pensucian diri," ujar Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Daerah Kerja (Daker) Makkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Erti Herlina.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa secara fisik, pergantian Kiswah merupakan langkah krusial untuk menjaga kesucian, kebersihan, dan keindahan penutup Ka'bah dari potensi kerusakan.

Setiap tahun, jutaan orang jamaah haji dan umrah yang melaksanakan ibadah tawaf menyentuh kain penutup tersebut. Oleh karena itu, pembaruan kain mutlak diperlukan untuk memastikan Baitullah tetap terjaga keindahannya.

"Bayangkan setiap orang memegang kain penutup Ka'bah itu, dan dalam satu tahun itu sudah berapa juta yang memegang, sehingga ini diperlukan pembaruan atau diganti,"kata dia.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |