Serbia Siapkan Batalyon Militer Robot dan Drone Berbasis AI

1 hour ago 2

Ilustrasi drone militer.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Serbia mengumumkan rencana memperluas integrasi sistem pesawat tanpa awak taktis dan platform robotik ke dalam angkatan bersenjatanya, seiring perubahan cepat doktrin perang modern.

Berbicara usai pertemuan dengan pejabat pertahanan senior di Belgrade, Presiden Serbia Aleksandar Vucic mengusulkan pembentukan unit militer berbasis drone serang jarak jauh dan amunisi jelajah, serta formasi tingkat batalion yang ditopang sistem robotik.

Ia juga mendorong adopsi drone secara lebih luas di seluruh komando, termasuk peningkatan pelatihan tim pengintaian untuk mendukung artileri darat dan serangan udara.

“Selain peningkatan produksi drone, yang saya perkirakan akan meningkat pesat tahun ini, kami akan secara signifikan mencurahkan diri pada digitalisasi angkatan bersenjata kami,” kata Vucic seperti dikutip Reuters.

Langkah tersebut menandai ambisi Serbia untuk mempercepat transformasi militernya, dari struktur konvensional menuju kekuatan yang lebih adaptif terhadap perang berbasis teknologi.

Dengan jumlah personel sekitar 22.500 orang dan alokasi anggaran pertahanan 3,3 persen dari PDB, Serbia mencoba memaksimalkan efektivitas melalui teknologi, bukan semata jumlah pasukan.

Di tingkat regional, Vucic juga menyinggung meningkatnya kompleksitas keamanan di Balkan, termasuk penguatan kerja sama antara Kroasia, Albania, dan Kosovo.

Meski demikian, Serbia menegaskan tetap berkomitmen pada stabilitas kawasan, sembari memperkuat kemampuan militernya secara bertahap.

Upaya ini diperkuat melalui kerja sama dengan Israel dalam pengembangan drone tempur, termasuk rencana pembangunan fasilitas produksi di Simanovci yang ditargetkan beroperasi pada April 2026.

Fasilitas tersebut akan memproduksi sistem otonom jarak pendek hingga jarak jauh, memperkuat basis industri pertahanan Serbia.

Secara global, langkah Serbia bukan fenomena tunggal, melainkan bagian dari pergeseran besar dalam strategi perang modern.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |