Soekarno Cup U-17 2026 Libatkan Legenda Timnas Indonesia Yusuf Ekodono dan Anang Maruf

4 hours ago 1
Soekarno Cup U-17 2026 Libatkan Legenda Timnas Indonesia Yusuf Ekodono dan Anang Maruf Ilustrasi(Dok istimewa )

DUA legenda Timnas Indonesia, Yusuf Ekodono dan Anang Maruf, bergabung dalam kepanitiaan Soekarno Cup U-17 2026. Keduanya akan menjadi juru bicara sekaligus memantau penampilan pemain untuk menentukan man of the match di setiap pertandingan. Soekarno Cup U-17 2026 diikuti 400 talenta muda dari 16 provinsi di Indonesia. Turnamen tersebut berlangsung di Surabaya, Gresik, dan Bangkalan, Jawa Timur, pada 10-24 Agustus 2026.

Komitmen terhadap pembinaan pemain usia muda menjadi alasan Yusuf dan Anang terlibat dalam penyelenggaraan tersebut. Soekarno Cup tahun ini menjadi edisi ketiga setelah sebelumnya digelar di Jakarta pada 2023 dan Bali pada 2025.

Keduanya menilai Soekarno Cup memiliki visi yang sejalan dengan upaya memperluas pembinaan talenta sepak bola nasional melalui kompetisi yang inklusif dan berkualitas. Sebagai juru bicara Soekarno Cup, Anang Maruf mengatakan pembinaan sejak usia dini menjadi fondasi penting bagi masa depan sepak bola Indonesia. 

Mantan bek kanan Timnas Indonesia dengan 31 penampilan itu menyebut masih banyak pemain berbakat di daerah yang belum memiliki akses ke kompetisi resmi. 

"Saya bergabung di Soekarno Cup karena saya percaya pembinaan usia muda adalah investasi terbesar bagi masa depan sepak bola Indonesia. Masih banyak anak-anak bertalenta di pelosok-pelosok Tanah Air yang membutuhkan kesempatan untuk tampil dan berkembang," kata Anang.

Sementara itu, Yusuf Ekodono tertarik bergabung karena melihat keseriusan penyelenggara dalam pembinaan. Salah satunya melalui regulasi yang hanya memperbolehkan pemain yang belum pernah tampil di Liga 1, Liga 2, Liga 3, maupun Elite Pro Academy (EPA). 

"Aturan itu menurut saya sangat baik karena benar-benar memberikan ruang kepada pemain yang belum pernah mendapatkan panggung," ujar Yusuf. 

Yusuf merupakan bagian dari Timnas Indonesia yang meraih medali emas SEA Games 1991 di Manila, Filipina. Pada final melawan Thailand, Yusuf juga menjadi salah satu eksekutor adu penalti dan berhasil mencetak gol. 

Ia menegaskan Soekarno Cup tidak dimaksudkan sebagai pesaing kompetisi resmi yang diselenggarakan federasi. Turnamen tersebut diharapkan dapat mendukung ekosistem pembinaan talenta muda nasional.

"Soekarno Cup saling mendukung dengan kompetisi yang didorong federasi, seperti Piala Soeratin maupun Elite Pro Academy. Semakin banyak kompetisi pembinaan yang berkualitas, semakin luas pula proses pencarian bakat," kata Yusuf. 

Mantan penyerang Timnas Indonesia itu berharap Soekarno Cup dapat menjadi jembatan bagi pemain potensial dari berbagai daerah untuk berkembang dan melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.

"Saya ingin pengalaman yang pernah saya miliki di sepak bola bisa bermanfaat bagi generasi berikutnya. Kalau kita ingin Timnas Indonesia semakin kuat di masa depan, pembinaan harus dimulai dari sekarang dan harus menjangkau seluruh daerah," tuturnya. 

Anang dan Yusuf berharap turnamen tersebut dapat melahirkan talenta yang nantinya mampu memperkuat Timnas Indonesia. 

"Kami berharap, dari turnamen ini muncul talenta muda yang kelak mengenakan jersey Garuda kebanggaan Timnas Indonesia," pungkas Yusuf. (E-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |