REPUBLIKA.CO.ID, SOLOK, – Pemerintah Kabupaten Solok dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, sepakat memperkuat sinergi untuk menjaga kondusivitas wilayah perbatasan. Kesepakatan ini bertujuan mendukung keamanan, ketertiban masyarakat, serta memperlancar pembangunan di kedua daerah.
Bupati Solok Jon Firman Pandu menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir untuk mencari solusi terbaik agar tidak terjadi gesekan di masyarakat. Hal ini disampaikannya dalam pertemuan dengan Bupati Tanah Datar Eka Putra di Guest House Rumah Dinas Bupati Solok, Sabtu.
"Pemerintah daerah hadir untuk mencari solusi terbaik agar tidak terjadi gesekan di masyarakat serta menjaga hubungan kekeluargaan yang telah terjalin," kata Jon Firman.
Jon Firman menjelaskan, Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar memiliki hubungan erat secara historis, sosial, dan budaya. Oleh karena itu, kedua daerah memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga persatuan, ketenteraman, dan kesejahteraan masyarakat.
Penyelesaian Batas Wilayah
Terkait persoalan batas wilayah yang menjadi perhatian publik, Jon Firman menekankan pentingnya penyelesaian melalui komunikasi, koordinasi, dan musyawarah. Ia meminta agar proses ini mengedepankan kepentingan masyarakat serta menghormati proses yang sedang berjalan di pemerintah pusat.
Senada dengan itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra mengapresiasi sambutan Pemkab Solok. Ia menyebut kunjungan tersebut sebagai upaya memperkuat silaturahmi serta koordinasi antardaerah. Eka mengajak seluruh pihak untuk menjaga situasi tetap kondusif dan menyerahkan penyelesaian batas wilayah kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri.
“Kami berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan menyerahkan proses penyelesaiannya kepada pemerintah pusat. Yang paling penting adalah menjaga persatuan dan ketenangan masyarakat di kedua wilayah,” ujar Eka.
Dukungan Pembangunan Batalion TNI
Selain membahas batas wilayah, kedua kepala daerah juga menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan batalion TNI oleh Komando Daerah Militer (Kodam) I/Bukit Barisan. Jon Firman menilai pembangunan ini dapat berdampak positif terhadap keamanan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Eka Putra menambahkan, pemerintah daerah mendukung program tersebut dengan tetap memperhatikan kondisi sosial masyarakat. Ia menekankan pentingnya mengedepankan komunikasi untuk menghindari kesalahpahaman di lapangan.
Dalam pertemuan itu, kedua kepala daerah juga membahas peluang kerja sama di berbagai sektor pembangunan, terutama pertanian. Sektor ini dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kedua pemerintah daerah sepakat untuk terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan serta mendorong kerja sama pembangunan yang saling menguntungkan bagi masyarakat Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

3 hours ago
7

















































