
Foto: jalur selatan, nagreg macet, Arus mudik, Term
Kepadatan lalu lintas dan sejumlah titik kemacetan terjadi di jalur selatan saat arus mudik Lebaran seperti di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Sabtu (29/3/2025).
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat menyiapkan Tim Urai Motor Senyum untuk mengatasi kemacetan di jalur mudik Lebaran tahun 2026 di wilayah Jawa Barat. Mereka pun dibekali beberapa kemampuan, di antaranya cara berkomunikasi agar lebih humanis menghadapi pemudik.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jabar Kombes Raydian Kokrosono mengatakan, pihaknya telah memberikan pelatihan kepada tim urai Polda Jabar dan Polres jajaran. Mereka dibekali keahlian dan melatih kesabaran saat situasi macet.
"Dua pekan akan menghadapi tuntutan situasi yang membutuhkan keahlian dan kesabaran. Kita beri pelatihan public speaking dan masalah psikologi," ucap dia, Ahad (8/3/2026).
Ia mengatakan, tim urai dibekali cara menghadapi situasi di lapangan saat kemacetan terjadi di Tol Trans Jawa, Jalur Pantura, Jalur Selatan. Pihaknya juga telah melakukan simulasi pelatihan itu.
"Kendalanya mungkin masyarakat yang masih belum terima dengan teguran kita. Belum terima dengan penyampaian kita. Makanya kita latih di sini," kata dia.
Ia mengatakan, petugas akan memberi pemahaman kepada pemudik dengan humanis dan cara berkomunikasi yang baik. Serta mengatasi masalah psikologi diri sendiri.
"Mudah-mudahan bisa diterima oleh masyarakat dengan keberadaan kita di tengah-tengah kemacetan yang akan terjadi di operasi kita nanti," kata dia.
Ia mengatakan Tim Urai Motor Senyum bakal siaga di rest area seperti di kilometer 57 sebanyak 20 dan 63 personel. Sedangkan di rest area lainnya minimal 10 personel serta di pos pengamanan maupun di jalur arteri.
"Tiba-tiba di jalur yang sudah ter-plotting ada mobil mogok kemudian ada kendala habis bensin misalnya. Tim urai ini yang bergerak, tim mobil," kata dia.

1 hour ago
2

















































