Tina Wiryawati Ingatkan BUMD Jabar Soal Kesempatan Kerja Bagi Difabel

1 hour ago 1

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat Tina Wiryawati.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat Tina Wiryawati mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jawa Barat untuk menghadirkan lingkungan kerja yang lebih ramah bagi pekerja difabel. Menurutnya, kesempatan kerja yang setara bagi penyandang disabilitas merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan pembangunan yang inklusif.

Tina menilai, sejumlah perusahaan swasta di Kota Bandung seperti Matahari telah menunjukkan langkah positif dengan membuka ruang kerja yang lebih ramah bagi pekerja difabel. Kebijakan tersebut dinilai patut menjadi contoh bagi perusahaan milik daerah di Jawa Barat.

“Beberapa perusahaan swasta di Bandung sudah memberikan ruang bagi pekerja difabel untuk berkarya. Ini tentu menjadi praktik baik yang bisa ditiru oleh BUMD di Jawa Barat,” ujar Tina, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, keberpihakan terhadap pekerja difabel tidak hanya sebatas membuka peluang kerja, tetapi juga memastikan fasilitas penunjang yang memadai di lingkungan kerja. Misalnya akses masuk gedung yang ramah kursi roda, fasilitas pelayanan yang mudah dijangkau, hingga sistem kerja yang memberikan kesempatan yang sama bagi semua pekerja.

Sebagai mitra kerja BUMD, Komisi III terus mendorong agar perusahaan milik daerah tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial. Salah satunya dengan memberikan ruang yang lebih luas bagi pekerja difabel untuk berkontribusi.

Menurut Tina, BUMD memiliki posisi strategis dalam memberikan contoh bagi sektor usaha lainnya dalam menerapkan prinsip kesetaraan kesempatan kerja. Dengan kebijakan yang inklusif, perusahaan milik daerah dapat menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan kerja yang terbuka bagi semua kalangan.

“BUMD harus bisa menjadi contoh bagaimana perusahaan menghadirkan tempat kerja yang inklusif dan ramah bagi pekerja difabel. Dengan begitu, mereka juga memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi,” katanya.

Ia berharap ke depan semakin banyak perusahaan, baik swasta maupun milik daerah, yang memberikan kesempatan kepada pekerja difabel. Dengan dukungan tersebut, para penyandang disabilitas dapat berpartisipasi lebih luas dalam kegiatan ekonomi dan pembangunan di Jawa Barat. 

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |