Tina Wiryawati: Tahun Baru Islam Momentum Perkuat Kepedulian dan Semangat Kebangsaan

8 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah hendaknya tidak dimaknai sebatas pergantian penanggalan dalam kalender Islam. Lebih dari itu, momen hijrah menjadi kesempatan bagi setiap individu melakukan refleksi diri, memperbaiki kualitas kehidupan, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama.

Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Tina Wiryawati mengatakan Tahun Baru Islam mengandung nilai-nilai penting yang relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

Semangat hijrah yang dicontohkan Rasulullah SAW, menurut dia, tidak hanya bermakna perpindahan secara fisik, tetapi juga perubahan menuju kehidupan yang lebih baik dalam berbagai aspek kehidupan.

"Tahun Baru Islam momentum evaluasi diri. Kita diajak melihat kembali apa yang telah dilakukan selama ini dan bagaimana memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat," ujar Tina, Selasa (16/6/2026) pagi.

Menurut Tina, nilai hijrah perlu diwujudkan dalam tindakan nyata, mulai dari meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat solidaritas sosial, hingga membangun semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.

Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat, kepedulian terhadap sesama menjadi hal yang semakin penting untuk ditumbuhkan.

Ia menilai, semangat kebersamaan yang menjadi bagian dari ajaran Islam dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai persoalan. Karena itu, Tahun Baru Islam harus dijadikan momentum mempererat persatuan serta memperkuat komitmen dalam membangun lingkungan yang harmonis dan produktif.

"Tantangan kehidupan saat ini terutama di Jabar membutuhkan kebersamaan. Kita tidak bisa berjalan sendiri. Nilai-nilai yang diajarkan dalam Islam, seperti saling membantu, saling menguatkan, dan menjaga persaudaraan, harus terus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari," katanya.

Tina juga mengajak generasi muda menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum membangun optimisme dan karakter yang kuat. Menurut dia, pemuda di Jabar memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah sehingga perlu dibekali dengan nilai-nilai keagamaan, integritas, dan semangat untuk terus belajar.

"Tahun Baru Islam menjadi pengingat, perubahan selalu dimulai dari diri sendiri. Mari jadikan momen ini sebagai langkah untuk memperbaiki kualitas hidup, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah," ucap Tina.

Ia pun mengucapkan selamat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah kepada seluruh masyarakat Jabar. Tina berharap tahun baru ini membawa keberkahan, kedamaian, serta semangat baru untuk bersama-sama mewujudkan masyarakat yang lebih maju, sejahtera, dan berakhlak mulia.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |