Tragedi Costa Concordia: Kisah Shipwrecked Nightmare at Sea di Netflix

4 hours ago 6
 Kisah Shipwrecked Nightmare at Sea di Netflix Dokumenter Netflix Shipwrecked: Nightmare at Sea.(Dok. Netflix)

TRAGEDI tenggelamnya kapal pesiar mewah Costa Concordia pada Januari 2012 tetap menjadi salah satu bencana maritim paling ikonik dan kontroversial di abad ke-21. Kisah ini kembali menjadi perbincangan hangat setelah diangkat dalam dokumenter Netflix bertajuk Shipwrecked: Nightmare at Sea yang tayang di platform Netflix. Dokumenter ini tidak hanya menyajikan rekaman amatir yang mencekam, tetapi juga menggali lebih dalam mengenai kelalaian manusia yang berujung pada hilangnya puluhan nyawa.

Costa Concordia, sebuah kapal pesiar raksasa yang membawa lebih dari 4.200 penumpang dan awak, menabrak batu karang di lepas pantai Isola del Giglio, Italia. Apa yang seharusnya menjadi pelayaran liburan yang menyenangkan berubah menjadi mimpi buruk dalam hitungan jam. Dokumenter Netflix tersebut menyoroti bagaimana kepanikan melanda saat kapal mulai miring, sementara instruksi dari pihak berwenang kapal dianggap membingungkan dan terlambat.

Kronologi Malam Bencana: 13 Januari 2012

Bencana ini bermula dari sebuah manuver yang dikenal sebagai "inchino" atau penghormatan pelaut, di mana kapal berlayar sangat dekat dengan pantai untuk menyapa penduduk pulau. Kapten Francesco Schettino mengarahkan kapal terlalu dekat ke daratan, yang menyebabkan lambung kapal robek sepanjang 70 meter setelah menghantam karang bawah laut.

Dalam Dokumenter Netflix Shipwrecked: Nightmare at Sea, penonton diperlihatkan bagaimana air mulai masuk ke ruang mesin, mematikan aliran listrik, dan membuat kapal terombang-ambing tanpa kendali. Meskipun situasi sudah kritis, laporan awal kepada penjaga pantai menyatakan bahwa kapal hanya mengalami masalah kelistrikan (blackout). Penundaan perintah evakuasi selama lebih dari satu jam terbukti fatal.

Sosok Kapten Francesco Schettino: "Captain Coward"

Salah satu fokus utama dalam narasi tragedi ini adalah peran Kapten Francesco Schettino. Ia menjadi sasaran kemarahan publik setelah terungkap bahwa ia meninggalkan kapal sebelum seluruh penumpang berhasil dievakuasi. Rekaman audio yang terkenal menunjukkan seorang pejabat penjaga pantai, Gregorio de Falco, berteriak memerintahkan Schettino untuk kembali ke kapal ("Vada a bordo, cazzo!").

Schettino kemudian dijatuhi hukuman 16 tahun penjara atas tuduhan pembunuhan tidak sengaja, menyebabkan kapal karam, dan meninggalkan kapal. Dokumenter di Netflix memberikan perspektif mengenai bagaimana ego dan kesalahan pengambilan keputusan dapat memicu bencana skala besar.

Dampak dan Proses Evakuasi yang Kacau

Evakuasi Costa Concordia digambarkan sebagai kekacauan total. Karena kapal miring dengan sangat cepat, banyak sekoci tidak dapat diluncurkan. Penumpang terpaksa melompat ke air yang dingin atau merangkak melalui lorong-lorong kapal yang gelap dan miring. Sebanyak 32 orang kehilangan nyawa dalam insiden ini.

Proses pengangkatan bangkai kapal (salvage operation) juga menjadi catatan sejarah tersendiri. Kapal seberat 114.500 ton tersebut harus ditegakkan kembali dalam operasi teknis yang sangat rumit dan mahal sebelum akhirnya ditarik untuk dihancurkan. Biaya pembersihan dan kompensasi diperkirakan mencapai miliaran Rupiah (dalam konversi nilai global).

Dokumenter Shipwrecked: Nightmare at Sea menggunakan banyak rekaman asli dari ponsel penumpang, memberikan pengalaman imersif yang memperlihatkan ketakutan nyata saat air mulai menelan dek kapal.

Pelajaran dari Shipwrecked: Nightmare at Sea

Melalui dokumenter ini, penonton diingatkan akan pentingnya protokol keselamatan maritim dan integritas kepemimpinan. Tragedi Costa Concordia memicu perubahan besar dalam regulasi pelayaran internasional, termasuk kewajiban latihan keselamatan bagi penumpang sebelum kapal meninggalkan pelabuhan, bukan beberapa hari setelah berlayar.

Kesimpulan

Kisah Costa Concordia yang diangkat dalam dokumenter Netflix bukan sekadar tontonan tentang bencana, melainkan pengingat akan kerapuhan teknologi di hadapan kelalaian manusia. Bagi Anda yang tertarik dengan sejarah maritim atau kisah bertahan hidup, dokumenter ini memberikan gambaran mendalam tentang apa yang sebenarnya terjadi di balik dinding kapal pesiar mewah yang megah tersebut. (H-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |