Jakarta, CNBC Indonesia- Emiten penyedia jasa penunjang sektor energi khususnya batubara yakni PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) optimistis terhadap prospek bisnis energi di tengah percepatan program transisi energi.
Direktur Utama Astrindo Nusantara Infrastruktur, Ray Anthony Gerungan mengatakan BIPI dalam mendukung transisi energi mulai merambah bisnis non-batubara seperti bisnis energi baru dan terbarukan (EBT) lewat PLTS dan pembangkit tenaga hidro (PLTA) dan proyek waste to energi (WtE) atau Pembangkit listrik sampak (PLTSa).
Meski demikian tantangan terkait permodalan masih menjadi tantangan sehingga program ini dilakukan secara bertahap. Di tahap awal sektor gas bumi yakni Liquefied Natural Gas (LNG) menjadi bagian dari portofolio bisnis.
Seperti apa arah bisnis emiten pertambangan di era transisi energi? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Direktur Utama PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), Ray Anthony Gerungan dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Kamis, 07/05/2026)
Add
source on Google

7 hours ago
1

















































