Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dalam Rapat Parip(MI/Usman Iskandar)
RENCANA Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan tanda kehormatan kepada jajaran pimpinan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mendapat respons positif dari kalangan akademisi. Dukungan ini muncul setelah Presiden mengapresiasi keberhasilan lembaga tersebut dalam mendongkrak kinerja dan kontribusi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru, Prof. Dr. Marihot Manullang, menyatakan dukungannya terhadap langkah kepala negara tersebut.
Menurutnya, rencana pemberian penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan nyata atas profesionalisme dalam pengelolaan aset negara.
“Kami dukung, apresiasi Presiden Prabowo terhadap pimpinan Danantara merupakan bentuk penghargaan terhadap kerja keras dan capaian yang telah ditunjukkan. Ini juga menjadi pesan bahwa pengelolaan aset negara harus dilakukan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan nasional,” ujar Prof. Marihot dalam keterangannya, Jumat (14/8/2026).
Simbol Integritas dan Transformasi
Prof. Marihot menilai bahwa bintang kehormatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan simbol bahwa integritas dan keberanian dalam melakukan transformasi mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Ia memandang capaian Danantara dalam mengoptimalkan kinerja BUMN sebagai langkah krusial bagi stabilitas ekonomi nasional.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa manajemen yang sehat dan berorientasi pada hasil adalah kunci utama dalam mengelola kekayaan negara. Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi lembaga lain untuk menerapkan standar profesionalisme yang serupa.
Apresiasi Presiden dalam Sidang Tahunan
Sebelumnya, dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI, Jumat (14/8/2026), Presiden Prabowo secara eksplisit memuji manajemen Danantara. Presiden menyoroti peningkatan dividen dan keuntungan BUMN yang signifikan di bawah koordinasi lembaga tersebut.
“Ini membuktikan dengan manajemen yang akal sehat, dengan niat tidak menipu, keberhasilan kita bisa datang dengan sangat cepat. Sekali lagi, saya apresiasi manajemen dan pimpinan Danantara. Saya kira pantas ini pimpinan Danantara nanti mendapat bintang kehormatan di suasana hari kemerdekaan ini,” tegas Presiden Prabowo.
Pemberian penghargaan ini direncanakan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam memperkuat struktur investasi dan ekonomi domestik melalui tata kelola BUMN yang lebih efisien. (Z-1)















































