Prosesi pemakaman satu keluarga yang meninggal dunia di dalam tenda kamping di kawasan wisata Kecamatan Kledung, Temanggung, Jawa Tengah.
REPUBLIKA.CO.ID, TEMANGGUNG -- Kasatreskrim Polres Temanggung Iptu Komang Mahendra Deputra mengungkapkan, salah satu dugaan penyebab kematian satu keluarga di tenda glamping di objek wisata Posong adalah keracunan gas dan asap pembakaran. Hal itu karena empat anggota keluarga tersebut melakukan barbeque pada malam mereka menginap pada Selasa (26/5/2026).
Komang mengatakan, saat melakukan olah TKP, penyidik mengamankan satu set kompor gas portabel dan tungku untuk membakar arang penghangat. Keduanya terletak di teras tenda.
Tenda glamping yang diinapi keempat korban, yakni MAM (52 tahun), M (43 tahun), AEH (17 tahun) dan BAH (21 tahun), bertumpu pada sebuah struktur seperti panggung dan berbentuk seperti oktagon dengan atap mengerucut. Di depan pintu tenda terdapat teras berlantai kayu dengan panjang sekitar satu meter. Meski berada di luar ruangan, bagian teras tersebut masih dinaungi tenda di atasnya.
Bagian teras dan ruangan dalam tenda hanya tersekat pintu ritsleting. “Sedangkan ketika memasak, pintu korden ritsleting itu kan kebuka. Jadi kemungkinan besar asapnya masuk,” ungkap Iptu Komang ketika diwawancara, Jumat (29/5/2026).
“Jadi gas sisa pembakarannya ini dimungkinkan dari hasil masak memasak barbeque atau hasil pembakaran arang penghangat,” tambah Komang.
Dia menerangkan, ketika petugas pengelola mendatangi TKP untuk mengantar sarapan, tenda dalam kondisi tertutup rapat. “Kemungkinan, diduganya itu asap hasil pembakaran, yang kita belum tahu pembakaran apa, itu terperangkap di dalam tenda. Itulah yang dihirup oleh korban secara terus-menerus hingga menyebabkan meninggal dunia,” ujarnya.

4 hours ago
2

















































