Seorang Muslim melakukan sholat pada bulan suci Ramadhan, di dalam Masjid Al Farooq di Teluk Emirat Dubai, Uni Emirat Arab, Selasa (4/4/2023).
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Sejumlah survei internasional menunjukkan tingginya tingkat religiusitas masyarakat Indonesia. Namun, temuan tersebut tidak selalu sejalan dengan hasil survei yang mengukur sejauh mana nilai-nilai Islam diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Hal tersebut disampaikan Greg Fealy dari Australian National University (ANU) ketika menjelaskan hasil Global Flourishing Study, sebuah proyek penelitian berskala besar yang dijalankan Universitas Baylor dan Universitas Harvard. Penelitian tersebut melibatkan lebih dari 100 peneliti, mencakup lebih dari 22 negara, dan melibatkan lebih dari 200 ribu responden.
Menurut Fealy, penelitian tersebut pada dasarnya berfokus pada kesejahteraan dan perkembangan optimal manusia (human flourishing). Namun, terdapat unsur keagamaan untuk melihat sejauh mana agama memengaruhi kondisi mental seseorang. Karena itu, survei keagamaannya disebut sebagai survei mengenai sentralitas agama.
Salah satu pertanyaan yang diajukan adalah apakah keyakinan dan praktik keagamaan menjadi landasan utama dalam cara pandang seseorang terhadap kehidupan. Hasil survei yang dirilis tahun lalu menunjukkan Indonesia menempati posisi teratas. Sebanyak 94 persen responden menganggap Islam sebagai pengaruh paling kuat dalam hidup mereka.
Fealy mengatakan, terdapat temuan lain yang menarik ketika tingkat pentingnya agama dibandingkan dengan frekuensi kehadiran dalam kegiatan keagamaan.
“Hal yang menarik di sini adalah, bagi masyarakat Indonesia, tidak ada perbedaan signifikan antara mereka yang rutin menghadiri kegiatan tersebut dan mereka yang jarang menghadirinya. Hasil penilaian mengenai pentingnya agama tetap sangat tinggi,” kata Fealy.
Menurut dia, sebanyak 96 persen masyarakat yang menghadiri kegiatan keagamaan lebih dari sekali seminggu meyakini bahwa agama penting. Sementara itu, pada kelompok yang hanya menghadiri kegiatan keagamaan beberapa kali dalam setahun, 93 persen tetap menyatakan agama penting.

9 hours ago
7

















































