Zulhas Ungkap Biaya Jalur Mandiri Kampus Negeri Bisa Capai Rp 100 Juta

8 hours ago 9

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan alias Zulhas mengungkap keluhan masyarakat mengenai mahalnya biaya masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur mandiri. Pasalnya, biaya yang dibayarkan mahasiswa untuk masuk kampus melalui jalur mandiri bisa mencapai Rp 100 juta.

Zulhas mengatakan, keluhan tersebut disampaikan sejumlah pihak kepada partainya. Menurut dia, persoalan biaya jalur mandiri menjadi perhatian karena banyak mahasiswa yang harus membayar mahal untuk bisa mengenyam pendidikan tinggi.

“Nah, sekarang ini banyak sekali kampus perguruan tinggi yang jalur mandiri itu, dan bayarnya mahal sekali. Itu banyak, ya, nerimanya itu bukan bukan 10, 20, ribuan gitu. Nah, ini datang ke kami, keluhannya itu bayarnya kok mahal, ada yang Rp 50 juta, Rp 70 juta, sampai Rp 100 juta,” kata dia di JICC Senayan, Jumat (18/9/2026).

Menurut dia, persoalan tersebut kemudian mendapat respons dari Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut pemerintah akan segera mengatur kembali persoalan biaya pendidikan melalui jalur mandiri.

“Alhamdulillah tadi Pak Presiden merespons, kita akan atur segera, itu nanti ditiadakan lagi, gitu, ya,” ujar Zulhas.

Ketika ditanya mengenai maksud ditiadakan, Zulhas menjelaskan bahwa biaya masuk melalui jalur mandiri tidak lagi dipungut dengan nilai seperti saat ini. Bahkan, ia menyebut Prabowo menginginkan pendidikan tersebut dapat diberikan secara gratis.

“Ya, tidak tuh nggak bayar semahal itulah lagi, ya. Kalau Presiden tadi maunya gratis, tapi nanti kita lihat, yang jelas tidak lagi memungut seperti sekarang,” kata Zulhas.

Menurut Zulhas, mahalnya biaya masuk melalui jalur mandiri juga memiliki risiko bagi perguruan tinggi. Dia menyinggung persoalan yang pernah terjadi di sejumlah kampus terkait pungutan biaya tersebut.

“Dan itu kan juga risikonya besar seperti Unsoed, ya, itu masalah kan karena bayar mahal itu, rektornya, wakil rektor. Pernah juga sebelumnya Unila, kan, gitu,” ujar dia.

Zulhas menilai perguruan tinggi memiliki posisi penting dalam pembangunan bangsa. Karena itu, ia menekankan pentingnya perhatian terhadap persoalan pendidikan, termasuk biaya yang harus ditanggung mahasiswa.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |