Jakarta, CNN Indonesia --
Arsenal disebut sudah mempersiapkan tanggal 31 Mei yang jatuh pada hari Minggu sebagai hari pelaksanaan parade. Keputusan ini bisa membuat suporter yang datang ke final Liga Champions kebingungan dan berpotensi kecewa.
The Gunners saat ini berpeluang besar mengakhiri musim dengan dua trofi di tangan. Bukayo Saka dan kawan-kawan unggul lima poin atas Man City di Liga Inggris dan kini berhasil memastikan diri lolos ke final Liga Champions.
Laga terakhir Liga Inggris akan berlangsung pada 24 Mei. Andai Arsenal memastikan diri jadi juara Liga Inggris di laga terakhir ataupun sebelum itu, suporter Arsenal harus menunggu sepekan kemudian untuk menggelar parade.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini tak lepas dari fakta mereka masih harus bermain di final Liga Champions pada Sabtu (30/5). Karena itu, dikutip dari Football London, Arsenal sudah merencanakan dan mempersiapkan parade pada Minggu (31/5).
Namun ide parade ini juga menimbulkan kebingungan dan potensi kekecewaan bagi sekelompok suporter Arsenal. Suporter yang dimaksud adalah suporter The Gunners yang bakal pergi ke Hungaria untuk menonton langsung Arsenal berduel lawan PSG di final Liga Champions.
Andai Arsenal juara, suporter yang hadir di sana akan kesulitan untuk bisa secepatnya kembali ke London dan mengikuti parade juara. Padahal bila Arsenal benar-benar mampu merebut dua gelar, momen itu akan sangat berharga bagi Arsenal.
Hal itu lantaran Arsenal sudah dua dekade menanti kembalinya titel juara Liga Inggris. Sedangkan untuk Liga Champions, keberhasilan Arsenal juara akan jadi yang pertama.
Parade yang rencana digelar keesokan hari usai final Liga Champions disinyalir lantaran terhubung dengan pelaksanaan Piala Dunia. Dengan parade lebih cepat digelar, pemain bisa selekasnya memenuhi panggilan tim nasional dan mempersiapkan diri untuk Piala Dunia 2026.
(ptr/sry)
Add
as a preferred source on Google

4 hours ago
3

















































