Bakal Perbanyak Shelter Ojol, Dishub DKI Petakan Titik Strategis

1 month ago 34
Bakal Perbanyak Shelter Ojol, Dishub DKI Petakan Titik Strategis Para pengemudi ojek online (ojol).(MI)

DINAS Perhubungan DKI Jakarta bakal memperbanyak shelter bagi pengemudi ojek online (ojol) di berbagai titik strategis. Selain gratis digunakan, seluruh shelter juga akan beroperasi selama 24 jam.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awudin, mengklaim pihaknya telah menggandeng asosiasi properti, pelaku usaha, pengelola mal, hingga perusahaan aplikator seperti Grab dan Gojek untuk memperluas penyediaan shelter.

“Untuk titik shelter akan kita perbanyak. Kami sudah berkomitmen dengan asosiasi properti, pelaku usaha, dan mal-mal untuk menentukan lokasi yang akan dibangun shelter. Seluruh aplikator, yaitu Grab dan Gojek, juga siap membangun bersama,” kata Budi di Jakarta Pusat, Selasa (7/7).

Selain di kawasan komersial, Dishub juga mulai membangun shelter di seluruh terminal milik Pemprov DKI. Terminal Pulo Gebang menjadi lokasi pertama yang telah memiliki fasilitas tersebut. “Saat ini seluruh terminal sudah kami perintahkan membuat shelter. Terminal Pulo Gebang sudah, selanjutnya seluruh terminal juga akan memiliki shelter,” ujarnya.

Pihaknya akan memetakan kebutuhan shelter di setiap wilayah dengan mencocokkan data bersama perusahaan aplikator dan pemilik gedung agar penempatannya tepat sasaran.

Budi menegaskan seluruh shelter dapat dimanfaatkan secara cuma-cuma oleh pengemudi serta dibuka selama 24 jam. “Ini gratis dan juga beroperasi 24 jam. Begitu juga nanti di tempat-tempat yang lainnya,” tegasnya.

Tak hanya terminal, Dishub juga akan memperluas penataan titik jemput di kawasan stasiun melalui kerja sama dengan operator kereta. Salah satu lokasi yang menjadi prioritas adalah kawasan Stasiun Palmerah. “Untuk stasiun kami akan bekerja sama dengan Kereta Api melakukan penataan, terutama nanti di Palmerah,” pungkasnya. (Far/P-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |