Banjir di Tangerang, Sejumlah Kendaraan Mogok

2 hours ago 2

Tangerang, CNN Indonesia --

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Tangerang menyebabkan Jalan KH Hasyim Ashari, Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten, terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 60 hingga 80 sentimeter pada Minggu (8/3).

Genangan air tersebut membuat arus lalu lintas di kawasan itu mengalami kemacetan. Sejumlah kendaraan yang nekat melintas dilaporkan mogok akibat mesin kemasukan air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa pengendara bahkan memilih menggunakan jasa ojek gerobak untuk melintasi genangan banjir agar kendaraan mereka tidak rusak.

Sementara itu, kendaraan roda empat masih dapat melintas di lokasi banjir, meski pengemudi harus berhati-hati agar kendaraan tidak mengalami mogok di tengah genangan.

Kondisi tersebut juga membuat banyak kendaraan, khususnya dari arah Jalan Ciledug Raya, terpaksa memutar balik untuk mencari jalur alternatif menuju tujuan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia, mengatakan ketinggian air di lokasi bervariasi antara 60 hingga 80 sentimeter dan berdampak pada kelancaran lalu lintas.

"Untuk kendaraan roda dua banyak kendala karena ketinggian air sudah menutupi mesin sehingga banyak yang mati, dan arus lalu lintas menjadi tersendat," kata Andia.

Ia juga mengimbau masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak agar sementara waktu tetap berada di rumah karena kondisi lalu lintas di sekitar lokasi banjir cukup padat.

Salah seorang pengendara motor, Andika, mengaku terpaksa menghentikan perjalanan karena akses jalan menuju Tangerang Selatan terendam banjir.

"Mau berangkat kerja dari Ciledug menuju kawasan AEON Mall Tangerang Selatan sebelum akhirnya berhenti akibat genangan air, ujarnya.

Warga berharap Pemerintah Kota Tangerang dapat segera mengatasi persoalan banjir di kawasan tersebut, terutama melalui perbaikan sistem drainase dan normalisasi kali agar air tidak kembali meluap ke jalan maupun permukiman warga.

(dod/ugo)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |