Baznas Teken MoU dengan Persis, Perkuat Program Pendidikan Hingga Dakwah

3 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kerja sama program strategis dalam pengelolaan zakat, pendidikan, dakwah, pemberdayaan ekonomi, serta layanan sosial kemanusiaan.

Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid dalam keterangan di Jakarta, Selasa(28/7/2026), mengatakan, kerja sama yang selaras dengan Asta Stratas Baznas 2026–2031 ini langsung ditindaklanjuti melalui penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada tiga program prioritas, yakni beasiswa A Hassan Scholarship Center (AHSC), pembinaan dai, hingga pembangunan rumah layak huni bagi dhuafa.

"Di dalam delapan Asta Stratas, gerakan Baznas, zakat itu tidak lagi berfokus kepada santunan saja, tapi kepada pendayagunaan dan pemberdayaan,”kata dia.

Sejak 2021 hingga 2024, ungkap Sodik, kemitraan strategis kedua lembaga telah menyalurkan dana beasiswa AHSC sebesar Rp2,38 miliar kepada 230 penerima manfaat jenjang S1 hingga S3 sebagai investasi dalam mencetak generasi ulama intelektual menuju Indonesia Emas 2045.

Kolaborasi berkelanjutan ini diharapkan tidak hanya menjadi instrumen efektif dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat, tetapi juga menjadi model sinergi antara lembaga zakat nasional dan organisasi kemasyarakatan Islam di Indonesia.

"Ini adalah bentuk kolaborasi yang sangat fundamental, sehingga kita tidak boleh ragu berkolaborasi dan harus terus meningkatkan kerja sama demi kemaslahatan bersama,"ujar dia.

Sementara itu, Ketua Umum PP Persis KH Jeje Zaenudin mengapresiasi kerja sama tersebut serta mendoakan agar Baznas terus berkembang dalam menghimpun, mengelola, dan memberdayakan zakat demi terwujudnya kemaslahatan umat dan bangsa.

Ia menegaskan pentingnya memperluas literasi zakat agar masyarakat semakin terbiasa menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi yang profesional, akuntabel, dan berdampak lebih luas.

"Tanggung jawab kita juga bersama, sebagai ormas mari kita dukung kesadaran zakat, infak, sedekah secara kelembagaan, tidak infak sedekah perorangan,"kata Jeje Zaenudin.

sumber : Antara

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |