Benarkah Fatimah Marah kepada Abu Bakar Akibat ‘Warisan’ Rasulullah SAW?

10 hours ago 10

ILUSTRASI Rasulullah SAW.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Salah satu isu yang berhebus dalam sejarah Islam dan diamini secara keliru adalah terkait dengan sikap Abu Bakar ash-Shiddiq RA terhadap Fatimah saat mempertanyakan warisan Rasulullah SAW. Seperti apa sebenarnya duduk persoalannya?

Sekjen Persatuan Ulama Islam Sedunia, Syekh Dr Muhammad Ash-Shalabi, memberikan paparan gamblang dikutip dari laman resminya, Ahad (13/9/2026).

Aisyah RA meriwayatkan bahwa Fatimah dan Abbas RA datang menemui Abu Bakar RA untuk meminta bagian warisan mereka dari Rasulullah SAW. Pada saat itu, keduanya menuntut hak atas tanah mereka di Fadak serta bagian mereka dari Khaibar.

Abu Bakar RA kemudian berkata kepada keduanya, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:

لا نورث، ما تركنا صدقةٌ، إنَّما يأكل ال محمَّدٍ من هذا المال

‘Kami, para nabi, tidak mewariskan harta. Apa yang kami tinggalkan adalah sedekah. Keluarga Muhammad hanya boleh mengambil manfaat dari harta ini.’”

(HR Bukhari, no 6726).

Dalam riwayat lain, Abu Bakar RA berkata, “Aku tidak akan meninggalkan satu pun perkara yang dahulu dikerjakan Rasulullah SAW, melainkan aku akan mengerjakannya. Sungguh, aku khawatir jika meninggalkan sedikit saja dari perintah beliau, aku akan menyimpang.” (HR Muslim, no 1759).

Aisyah RA juga meriwayatkan bahwa setelah Rasulullah SAW wafat, para istri beliau bermaksud mengutus Utsman bin Affan RA kepada Abu Bakar untuk meminta bagian warisan mereka. Aisyah kemudian berkata, “Tidakkah Rasulullah SAW telah bersabda, ‘Kami, para nabi, tidak mewariskan harta. Apa yang kami tinggalkan adalah sedekah’?”

(HR Bukhari, no 6730).

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |