Suasana kesibukan para pekerja di Kampung Nastar di Gang Subur, Larangan Utara, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Banten, Kamis (26/2/2026). Kampung Nastar kebanjiran pesanan selama Ramadan. Aktivitas produksi pun meningkat tajam hingga harus beroperasi 24 jam. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
"Saat ini permintaan banyak, hingga harus 24 jam nonstop dengan sistem shift, buat kerjakan ini semua," ujar salah satu pekerja berbincang dengan CNBC Indonesia. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Dengan penggunaan oven listrik modern, kualitas warna dan kematangan kue tetap konsisten. Hal ini berlaku meski produksi meningkat besar, mencapai penggunaan 60 kilogram margarin per hari. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Mayoritas para pekerja adalah para tetangga yang berdekatan dengan mereka. Tak heran, untuk dampaknya buat ibu-ibu rumah tangga kini memiliki penghasilan tambahan untuk kebutuhan hari raya. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Menurut Hesti, usaha keluarganya ini telah dirintis sejak 1988 dan menjadi cikal bakal terbentuknya ekosistem Kampung Nastar. "Dulu ibu saya yang mengelola, lalu saya teruskan. Karyawan-karyawan kami kemudian banyak yang membuka usaha sendiri di lingkungan ini, hingga akhirnya pengurus RT dan RW mencetuskan nama Kampung Nastar," tutupnya Hesti. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

1 hour ago
1

















































