Jakarta, CNBC Indonesia - Paus Leo XIV memberikan perintah khusus kepada para rohaniwan dalam pertemuan tertutup di Vatikan. Ia meminta agar para pastor berhenti menggunakan chatbot AI seperti ChatGPT untuk menyusun khotbah mereka.
"Seperti otot di tubuh, jika kita tak menggunakannya, jika tidak digerakkan, mereka mati. Otak harus digunakan, kecerdasan kita harus dilatih sedikit sehingga tak kehilangan kapasitasnya," kata Paus seperti dikutip oleh Vatican News.
Paus menegaskan bahwa AI, secanggih apa pun nantinya pada masa masa depan, tidak bisa menjadi pengganti pastor,
"Memberikan homily [khotbah] adalah berbagi keyakinan. AI tidak bisa membagikan keyakinan," kata Paus.
Selain AI, Paus juga memberikan peringatan soal mencampuradukan kehidupan di dunia maya lewat media sosial dengan kehidupan nyata.
"Jika kehidupan yang autentik berakar di Tuhan, mereka menawarkan sesuatu yang spesial kepada dunia. Memperlakukan pengikut dan likes seperti hubungan spiritual yang autentik adalah ilusi di internet, di TikTok," katanya seperti dikutip oleh Vatican News.
Pernyataan Paus Leo muncul di tengah rencana peluncuran sistem terjemahan AI milik Vatican. Rencananya, Vatican merilis program yang bisa menerjemahkan teks rohani ke 60 bahasa secara real-time.
(dem/dem)
Addsource on Google

2 hours ago
1

















































