Bikin Biaya Haji Lebih Hemat, BPKH Investasi Hotel-Katering Arab Saudi

13 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia- Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Fadlul Imansyah mengungkapkan sejumlah tantangan BPKH dalam pengelolaan investasi dana haji guna memastikan nilai manfaat dana haji sesuai dengan target .

Pengelolaan dana haji saat ini menghadapi sejumlah tantangan termasuk kondisi pelemahan nilai tukar Rupiah mengingat 80% pembayaran biaya haji dikisaran RP 18 Triliun menggunakan mata Dolar AS dan Saudi Riyal.

Salah satu upaya menekan beban selisih nilai tukar Rupiah dalam biaya haji, BPKH melakukan investasi langsung di ekosistem haji dan umrah. Salah satunya lewat anak usaha BPKH Limited yang bergerak dibidang akomodasi, transportasi dan katering yang tujukan untuk efisiensi biaya haji sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji.

Terkait hasil dana kelolaan biaya haji, BPKH juga menyalurkan imbal hasil investasi atau nilai manfaat dana haji ke rekening virtual jamaah haji sehingga bisa menjadi pengurang biaya haji yang harus dibayarkan oleh jamaah.

Pada tahun 2025, BPKH menyalurkan niali manfaat investasi dana hasi sebesar Rp 4,4 Triliun ke 5,5 juta rekening calon jamaah haji (CJH) yang masih dalam antrian.

Seperti apa strategi pengelolaan dana haji? Selengkapnya simak dialog Shania Alatas dengan Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Fadlul Imansyah di Profit, CNBC Indonesia,(Senin, 09/03/2026)


Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |