Buleleng Gelorakan Nasionalisme Pelajar Lewat Lomba Gerak Jalan

4 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, BULELENG, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng, Bali, terus menggelorakan jiwa nasionalisme dan patriotisme di kalangan generasi muda melalui lomba gerak jalan. Kegiatan yang menyasar siswa SD, SMP, dan SMA/SMK ini dinilai efektif sebagai media pembentukan karakter di tengah derasnya arus modernisasi.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, menegaskan bahwa gerak jalan tidak hanya dimaknai sebagai ajang perlombaan semata. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah penanaman jiwa patriotisme, rasa nasionalisme, disiplin, sportivitas, kerja sama, kepemimpinan, serta kepatuhan terhadap aturan.

Hal itu disampaikan Sutjidra saat melepas peserta Lomba Gerak Jalan di depan GOR Bhuana Patra Singaraja, Kamis. Ia menilai, di tengah derasnya pengaruh media sosial dan budaya luar terhadap kehidupan generasi muda, kegiatan tersebut tetap relevan sebagai sarana menanamkan kecintaan terhadap bangsa.

Belajar Disiplin dan Kepemimpinan

Bupati Sutjidra menjelaskan bahwa gerak jalan sangat efektif membentuk karakter anak secara alami. Melalui kegiatan ini, para pelajar belajar tentang kedisiplinan, sportivitas, memahami aturan, dan menghargai proses.

"Anak-anak belajar disiplin, sportif, memahami aturan, dan menghargai proses. Mereka belajar bahwa yang berada di depan harus tetap memimpin, sementara yang di belakang mengikuti dengan tertib. Nilai-nilai seperti budaya antre dan disiplin itu terbentuk secara alami," katanya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa semangat perjuangan para pahlawan harus terus diwariskan kepada generasi muda melalui kegiatan-kegiatan positif. Gerak jalan dinilai menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat persatuan, kekompakan, dan nasionalisme sekaligus mengisi kemerdekaan dengan berbagai prestasi.

Apresiasi untuk Seluruh Peserta

Sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat para peserta, Pemkab Buleleng berencana memberikan uang pembinaan tidak hanya kepada para juara. Kebijakan ini akan menyasar seluruh peserta yang telah menempuh rute lomba gerak jalan sejauh 8 kilometer.

Kebijakan tersebut diharapkan mampu menjadi motivasi bagi para pelajar yang telah mempersiapkan diri melalui latihan secara intensif. "Anak-anak mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh, mulai dari latihan hingga menyiapkan kostum. Ke depan kami ingin memberikan uang pembinaan kepada seluruh peserta. Ini menjadi bentuk penghargaan atas semangat mereka sekaligus menjaga tradisi gerak jalan yang sudah menjadi kebanggaan Kabupaten Buleleng," ujar dia.

Pemkab Buleleng berkomitmen mempertahankan lomba gerak jalan sebagai salah satu tradisi yang memiliki nilai edukatif tinggi. Kegiatan ini diharapkan terus menjadi kebanggaan daerah dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan cinta tanah air.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |