BUMA menggandeng Jasindo meluncurkan program perlindungan kecelakaan bagi kader Ansor.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kader Gerakan Pemuda Ansor bisa mendapatkan perlindungan kecelakaan dengan iuran mulai Rp50 ribu per tahun. Perlindungan tersebut mencakup santunan meninggal dunia akibat kecelakaan, biaya perawatan, cacat tetap, hingga biaya pemakaman sesuai ketentuan program.
Program Taka Indonesia yang dikembangkan Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) bersama PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) menyediakan tiga pilihan paket perlindungan dengan masa berlaku 12 bulan.
Peserta yang membayar iuran Rp50 ribu per tahun mendapat perlindungan hingga Rp25 juta. Sementara itu, iuran Rp100 ribu memberikan perlindungan hingga Rp50 juta dan iuran Rp200 ribu memberikan perlindungan hingga Rp100 juta.
Direktur Utama PT BUMA Bintang Perkasa sekaligus CEO BUMA Firmana Tri Andika mengatakan program tersebut disiapkan dengan mempertimbangkan aktivitas kader Ansor yang banyak dilakukan di lapangan.
“Taka Indonesia kami kembangkan dengan melihat aktivitas kader Ansor yang banyak dilakukan di lapangan. Mereka memiliki mobilitas tinggi dan terlibat dalam berbagai kegiatan, sehingga perlindungan terhadap risiko kecelakaan menjadi salah satu kebutuhan yang relevan untuk diperhatikan,” ujar Firmana dalam keterangan, Sabtu (29/8/2026).
Program tersebut diperuntukkan bagi anggota Ansor yang terdaftar dengan usia 17 hingga 70 tahun. Perlindungan berlaku di seluruh Indonesia sesuai dengan ketentuan program.
Firmana mengatakan perlindungan tersebut dapat membantu peserta dan keluarga menghadapi dampak finansial akibat kecelakaan. Selain santunan meninggal dunia, program juga mencakup manfaat biaya perawatan dan cacat tetap sesuai ketentuan polis.
“Kami ingin Taka Indonesia menjadi bentuk nyata perhatian terhadap kader. Selain perlindungan kecelakaan, program ini juga memberikan manfaat seperti biaya perawatan dan santunan ketika terjadi risiko tertentu,” katanya.

3 hours ago
5














































