Pendudukan Israel Sebabkan 89 Persen Kebakaran Properti Tepi Barat

1 hour ago 5

Warga Palestina memeriksa kerusakan pada rumah Farouq Ramadan, seorang warga Palestina yang syahid, di desa Tell, dekat kota Nablus di Tepi Barat, pada 11 Agustus 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, RAMALLAH -- Pihak pendudukan Israel bertanggung jawab atas hampir 89 persen kebakaran yang menyasar rumah, bangunan, dan kendaraan milik warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki sejak awal 2023. Hal tersebut menurut Komisi Perlawanan Kolonisasi dan Tembok Palestina.

Dalam laporannya, dikutip dari Anadolu, Sabtu (29/8/2026), komisi tersebut mengatakan telah mendokumentasikan 900 kasus kebakaran yang menargetkan properti warga Palestina antara Januari 2023 hingga 10 Juli 2026. Menurut laporan itu, pihak pendudukan Israel bertanggung jawab atas 799 kasus atau 88,8 persen dari total kebakaran, sementara 101 kasus sisanya dikaitkan dengan tentara Israel.

Jumlah kebakaran yang tercatat meningkat dari 217 kasus pada 2023 menjadi 264 kasus pada 2024. Pada 2025, tercatat 307 insiden. Komisi turut mendokumentasikan 112 kebakaran sejak awal 2026 hingga 10 Juli.

Nablus serta kegubernuran Ramallah dan al-Bireh menjadi wilayah yang paling terdampak, masing-masing dengan 281 dan 271 kasus kebakaran. Kedua wilayah tersebut secara keseluruhan mencatat 552 insiden atau sekitar 61,3 persen dari seluruh kasus yang didokumentasikan komisi.

Dalam periode yang sama, sebanyak 121 komunitas Palestina juga sepenuhnya atau sebagian terpaksa mengungsi, termasuk 46 komunitas yang dikosongkan seluruhnya. Kondisi tersebut memaksa lebih dari 6.200 warga Palestina meninggalkan rumah mereka, termasuk lebih dari 3.000 anak-anak, menurut laporan tersebut.

Komisi mengaitkan serangan-serangan tersebut kepada “lingkungan pemerintahan yang memberikan keleluasaan”, yang melindungi para penjajah dan berkontribusi terhadap impunitas. Komisi juga mengatakan pos-pos permukiman ilegal semakin menjadi titik awal serangan yang melibatkan aksi pembakaran, penutupan jalan, serta pembatasan akses warga Palestina terhadap tanah dan sumber air mereka.

sumber : Antara

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |