Dana Pendidikan Anak Makin Mahal, Ini Tips Menyiapkannya

12 hours ago 7

Pendidikan terbaik bagi anak kini bukan sekadar impian, melainkan sebuah perjuangan melawan waktu dan biaya yang terus bertambah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah Vivin Arbianti Gautama menyatakan, menjamin pendidikan terbaik bagi anak kini bukan sekadar impian, melainkan sebuah perjuangan melawan waktu dan biaya yang terus bertambah.

Hingga kini, banyak keluarga masih mengandalkan tabungan untuk menyiapkan biaya sekolah anak, lanjutnya. Padahal, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan uang pangkal sekolah rata-rata naik 10–15 persen per tahun, sementara inflasi biaya pendidikan mencapai 2,38 persen.

"Di tengah kenaikan biaya pendidikan yang melampaui inflasi umum, kami melihat kebutuhan keluarga Indonesia tidak hanya sekadar menabung," ujarnya beberapa waktu lalu.

Hal itu, menurut dia, berdampak pada dana yang sudah disisihkan bertahun-tahun, yang sering kali menjadi tidak cukup saat waktu masuk sekolah tiba. Tidak sedikit orang tua yang akhirnya terpaksa mengambil dana darurat, mencairkan tabungan, bahkan menggunakan anggaran bulanan demi menutup kebutuhan pendidikan.

Vivin menambahkan, di situlah tantangan sesungguhnya muncul. Pertanyaannya bukan lagi apakah perlu merencanakan pendidikan anak, tetapi bagaimana menyusun berbagai tahapan kehidupan tersebut dalam satu langkah yang terencana dan berkelanjutan.

Di saat yang sama, tambahnya, orang tua tetap perlu menjaga kebutuhan rutin keluarga, menyiapkan dana darurat, dan mulai memikirkan masa depan finansial mereka sendiri.

Tantangan tersebut kian besar seiring meningkatnya kebutuhan finansial keluarga di berbagai fase kehidupan. Tidak jarang dua tahapan besar dalam perencanaan keluarga datang berdekatan, yakni anak memasuki jenjang universitas, sementara orang tua mulai mendekati masa pensiun dan mengandalkan tabungan jangka panjang yang sebelumnya dipersiapkan untuk masa depan mereka sendiri.

"Tanpa perencanaan yang matang, tekanan finansial pada fase ini menjadi semakin nyata. Memiliki solusi perencanaan yang disiplin, terukur, dan tidak membebani cash flow bulanan menjadi sangat penting," katanya.

sumber : Antara

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |