Oleh: Bayu Adji Prihammanda
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempertimbangkan untuk menghapus jalur khusus sepeda di jalan protokol ibu kota. Hal itu dilakukan setelah adanya masukan dari warga mengenai keberadaan jalur yang kini tidak hanya digunakan oleh pesepeda.
Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Yustinus Prastowo, mengatakan pihaknya belum tentu menghapus jalur khusus sepeda yang telah dibangun sejak 2012 di Jakarta. Saat ini, Pemprov DKI Jakarta masih terus menghimpun berbagai masukan dari berbagai pihak, termasuk dari komunitas pesepeda, terkait kondisi jalur sepeda di Jakarta.
"Terkait dengan jalur sepeda, dari awal kami sudah mendapat banyak masukan, tapi faktanya kita melihat di lapangan," kata dia di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Menurut dia, jalur sepeda hari ini telah banyak diokupasi kendaraan lain, khususnya kendaraan bermotor. Tak hanya itu, ada juga jalur sepeda yang sudah tidak terawat hingga tidak tersambung antara satu dan lainnya.
Berdasarkan fakta itu, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan evaluasi terkait keberadaan jalur khusus sepeda. Namun, pihaknya akan melibatkan semua pihak terkait dalam melakukan evaluasi itu.
"Saat ini, fasenya kami masih mendengarkan masukan dari komunitas sudah ada banyak masukan, lalu juga dari Dewan Transportasi kita juga berdiskusi, termasuk nanti juga dari ITDP," kata dia.
Hasil evaluasi itu nantinya akan disampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Nantinya, Pramono yang akan memutuskan kebijakan yang tepat untuk memfasilitasi para pesepeda di Jakarta.
Meski begitu, Yustinus memastikan, Pemprov DKI Jakarta tidak akan mendiskriminasi para pesepeda di Jakarta. Pasalnya, kewajiban pemerintah untuk memfasilitasi para pesepeda merupakan amanat dari Undang-Undang.
"Bagaimana memfasilitasi dan mengaturnya ini yang perlu. Di lapangan kan yang kita sering hadapi saat ini justru jalur sepeda dipakai oleh jalur ojek atau ada mobil yang mengokupasi, ada bajaj dan sebagainya, sehingga tidak steril dan berdampak pada ancaman keselamatan," ujar dia.
Sebelumnya, Pramono mengaku mendapatkan banyak masukan soal keberadaan jalur sepeda di jalan protokol. Salah satunya adalah masukan yang diterimanya adalah untuk menghapus jalur sepeda di jalanan Jakarta.
Menurut dia, pihaknya akan segera melakukan pembahasan secara khusus mengenai keberadaan jalur sepeda. Bukan tidak mungkin, jalur sepeda yang telah dibangun bakal diubah peruntukannya.
“Mengenai fasilitas sepeda. Karena kebetulan saya ini kan pesepeda, teman-teman sekalian tahu. Saya juga mendapatkan banyak masukan tentang hal itu. Dalam waktu dekat ini Pemerintah DKI Jakarta akan membahas secara khusus mengenai fasilitas sepeda yang dimiliki,” kata Pramono di Balai Kota, Selasa.

1 hour ago
3















































