REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK – Presiden Donald Trump dijadwalkan akan menyerahkan trofi Piala Dunia kepada pemenang pertandingan final pada Ahad antara Argentina dan Spanyol. Jika Spanyol keluar jadi juara, ini berarti Trump bakal menyerahkan piala pada salah satu negara yang paling sering ia kecam selama ini.
Seperti mengantisipasi kondisi itu, Trump mengatakan baginya pemenang sesungguhnya dari turnamen sepak bola bergengsi ini mungkin saja adalah Amerika Serikat. "Ternyata kita adalah negara pencinta sepak bola, dan menurut saya, hal itu akan terus berlanjut," ujar Trump pada hari Jumat dalam acara resepsi FIFA di Trump Tower, New York City semalam. "Ajang ini benar-benar telah menyatukan dunia.”
Donald Trump belakangan kerap melontarkan komentar keras terhadap Spanyol. Menjelang final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol dengan Argentina, Trump bahkan menyebut Spanyol sebagai "kasus yang tak bisa diselamatkan" dan "mitra NATO yang buruk", melanjutkan rentetan kritik yang sudah berulang kali ia lontarkan kepada pemerintahan Perdana Menteri Pedro Sánchez.
Di balik komentar konfrontatif itu, terdapat perselisihan yang telah berlangsung selama berbulan-bulan mengenai belanja pertahanan NATO, perang Iran, hingga hubungan dagang.
Ketegangan terbaru kembali mencuat pada KTT NATO di Ankara awal Juli lalu. Di hadapan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte, Trump menuding Spanyol tidak memenuhi kewajibannya sebagai anggota aliansi. Ia bahkan meminta agar seluruh perdagangan Amerika Serikat dengan Spanyol dihentikan dan hubungan kedua negara diputus.
Trump menilai Madrid enggan mengikuti target baru NATO untuk menaikkan anggaran pertahanan hingga lima persen dari produk domestik bruto (PDB). Pemerintahan Sánchez menolak target tersebut karena dianggap akan membebani anggaran negara dan mengurangi belanja sosial.
Hubungan Trump dan Sánchez sebenarnya telah memburuk sejak awal 2026. Salah satu pemicunya adalah penolakan Spanyol memberikan akses penggunaan pangkalan militer Rota dan Morón bagi operasi militer AS terhadap Iran. Langkah Madrid itu membuat Trump murka dan mengancam sanksi ekonomi terhadap sekutunya sendiri di NATO.
Perselisihan kemudian berlanjut ketika Trump terus mendesak seluruh anggota NATO menaikkan belanja pertahanan hingga lima persen PDB. Spanyol memilih bertahan pada komitmen sekitar dua persen, dengan alasan angka tersebut sudah memenuhi kebutuhan kapabilitas yang diminta NATO.
Dalam beberapa kesempatan, Trump berulang kali menyebut Spanyol sebagai anggota NATO yang "buruk", "tidak membayar", hingga "bersikap bermusuhan". Ia juga mengancam penghentian perdagangan, meski secara praktik kebijakan itu sulit diterapkan karena hubungan dagang dengan negara anggota Uni Eropa diatur melalui kebijakan bersama Uni Eropa.
Pemerintah Sánchez memilih tidak membalas retorika Trump dengan nada yang sama.
Usai KTT NATO, Sánchez mengatakan dirinya tetap berbincang santai dengan Trump mengenai sepak bola dan Piala Dunia. Menurutnya, hubungan masyarakat, ekonomi, dan diplomatik antara AS dan Spanyol tetap berjalan baik meski terdapat perbedaan pandangan di tingkat politik. Ia juga menegaskan Spanyol justru mengalami defisit perdagangan dengan Amerika Serikat sehingga tuduhan Trump tidak sesuai dengan fakta ekonomi kedua negara.
Madrid juga menegaskan belanja pertahanannya telah meningkat drastis dalam beberapa tahun terakhir, dari sekitar 0,9 persen PDB menjadi dua persen pada 2026. Pemerintah Spanyol mengklaim peningkatan tersebut merupakan salah satu yang terbesar di antara negara-negara NATO.
Meski sempat mengancam embargo perdagangan, nada Trump sedikit melunak setelah memperoleh penjelasan mengenai peningkatan kontribusi militer Spanyol di NATO. Namun Presiden AS itu tetap mempertahankan tekanannya agar Madrid mengikuti target lima persen seperti yang diinginkan Washington.
Ketegangan politik itu kini menjadi latar belakang pertemuan Trump dan Sánchez di final Piala Dunia 2026. Keduanya dijadwalkan hadir di stadion untuk menyaksikan laga Spanyol melawan Argentina. Meski hubungan kedua pemimpin masih diwarnai saling sindir, pemerintah Spanyol berharap perbedaan politik tidak mengganggu hubungan strategis kedua negara dalam jangka panjang.

14 hours ago
6












































