Ditjen Gakkum Kehutanan Bidik Tiga Korporasi di Jambi, Diduga Terlibat Kasus Karhutla

10 hours ago 1
Ditjen Gakkum Kehutanan Bidik Tiga Korporasi di Jambi, Diduga Terlibat Kasus Karhutla Kapolres Sarolangun AKB Wendi Oktariansyah bersama tim satgas terpadu berjibaku memadamkan kebakaran lahan gambut di areal plasma PT KBS di Lubuk Kebayang Sarolangun, Senin petang (24/8/2026).(Dok Polres Sarolangun)

TIGA dari 42 kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang ditangani Ditjen Gakkum Kehutanan, melibatkan korporasi yang beraktivitas di Provinsi Jambi.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyebutkan hal itu kepada wartawan usai melakukan rapat koordinasi penanganan karhutla di halaman Kantor Manggala Agni Daops Jambi, Kota Jambi, Selasa (25/8).

Lantaran masih dalam penyelidikan mendalam, Menhut Raja Juli menyatakan belum bisa menyebutkan ketiga identitas koorporasi atau pihak sedang menjalani proses pemeriksaan tim Gakkum Kementerian Kehutanan dimaksud.

“Saya belum bisa sampaikan identitasnya, masih dalam proses pemeriksaan,” ujar Raja Juli.

Ditegaskannya, proses penegakan hukum terhadap kasus Karhutla akan dilakukan tanpa pandang bulu. Pihak yang terbukti melakukan pelanggaran akan ditindak tegas, baik perusahaan skala kecil maupun skala kecil.

“Intinya penegakan hukum tidak akan pandang bulu. Tidak akan tajam ke bawah dan tumpul ke atas,” paparnya.

Ia berharap langkah penegakan hukum tersebut dapat memberikan efek jera sehingga kejadian karhutla yang terus berulang dapat ditekan.

Selain penegakan hukum, Raja Juli juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani karhutla. Ia telah meminta Dirjen Gakkum Kehutanan melakukan kolaborasi tersebut untuk penindakaan ketiga korporasi yang terindikasi melakukan pelanggaran.

Sementara itu, Kapolda Jambi melalui Direktur Reserse Kriminal Khusus Komisaris Besar Taufik Nurmandia, menyebutkan dalam penanganan tindak pidana karhutla, Polda Jambi sudah menyidik tujuh kasus, dengan jumlah tersangka delapan orang. Namun dari ketujuh kasus tersebut, belum melibatkan pihak korporasi.(SL/E-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |