Tim SAR Gabungan bersama masyarakat, Sabtu malam (15/8), mengevakuasi dua jasad pemuda Rendra, 16, dan Ariel Saputra, 17, dari Sungai Batanghari.(Dok Basarnas Jambi)
KERJA keras Tim SAR gabungan hingga Sabtu malam (15/8) akhirnya membuahkan hasil. Jasad dua pemuda yang dilaporkan hilang setelah perahu mereka karam di alur Sungai Batanghari, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kedua korban diidentifikasi bernama Rendra, 16, dan Ariel Saputra, 21. Keduanya merupakan warga Desa Sungai Aro yang dilaporkan hilang sejak Sabtu pagi saat sedang memancing. Tim SAR gabungan menemukan jasad keduanya secara terpisah di lokasi yang tidak jauh dari titik awal perahu mereka karam di tengah alur sungai.
Berdasarkan kronologi kejadian, musibah ini bermula saat kedua korban pergi memancing menggunakan perahu bersama seorang rekan lainnya, Egy Firmansyah. Namun, perahu yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan dan karam.
Sebelum Tim SAR tiba di lokasi, warga setempat melakukan pencarian mandiri dan berhasil menemukan Egy Firmansyah. Namun, Egy juga ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Kepala Kantor Basarnas Jambi, Adah Sudarsa, mengonfirmasi bahwa proses evakuasi terhadap Rendra dan Ariel Saputra selesai dilakukan pada Sabtu sekitar pukul 20.00 WIB.
"Jasad Rendra dan Ariel Saputra langsung dibawa oleh Tim SAR menuju rumah duka di Desa Sungai Aro, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, untuk diserahkan kepada pihak keluarga," ujar Adah Sudarsa.
Dengan penemuan Rendra dan Ariel, seluruh korban kecelakaan perahu di Sungai Batanghari tersebut telah dievakuasi dan operasi SAR dinyatakan selesai. (I-2)















































